Vokasi UI Hidupkan Kembali Permainan Tradisional Lewat Program “Kampung Main” di Bogor

Program Pendidikan Vokasi UI menggelar kegiatan pengabdian masyarakat di Kampung Lembur Sawah, Mulyaharja, Kabupaten Bogor.

oleh Muhammad Farih FananiDiterbitkan 25 November 2025, 11:32 WIB
Vokasi UI Hidupkan Kembali Permainan Tradisional Lewat Program “Kampung Main” di Bogor

Liputan6.com, Bogor Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) melalui tim dosen dan mahasiswa menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Kampung Main: Edukasi Pelestarian Permainan Tradisional” di Kampung Lembur Sawah, Mulyaharja, Kabupaten Bogor. 

Program ini digelar sepanjang semester gasal 2025/2026 dan ditujukan untuk menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari identitas dan warisan budaya lokal. Beberapa rangkaian kegiatan yang diselenggarakan antara lain: 

  1. Workshop permainan tradisional seperti congklak, egrang, engklek, bakiak, dan gobak sodor.
  2. Pelatihan pembuatan alat permainan, termasuk egrang bambu, bakiak, dan congklak sederhana. 
  3. Ruang bermain bersama (playground culture) yang dirancang di area publik kampung sebagai ruang interaksi budaya.
  4. Sosialisasi nilai budaya permainan tradisional kepada orang tua dan perangkat desa.
  5. Festival Kampung Main, berupa lomba permainan tradisional untuk anak-anak dan keluarga.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini melibatkan tiga program studi, yaitu Manajemen Rekod dan Arsip (MRA), Manajemen Bisnis Pariwisata (MBP), dan Hubungan Masyarakat (Humas). Tim melakukan berbagai aktivitas edukasi budaya yang melibatkan anak-anak, orang tua, kader lokal, dan pelaku UMKM. 

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat, Wiwiet Mardiati, S.S., MIM, mengatakan program ini tidak hanya fokus pada aktivitas bermain, tetapi juga edukasi lintas generasi.

“Permainan tradisional adalah pintu bagi anak-anak untuk belajar karakter, kerja sama, strategi, dan empati. Melalui program ini, kami ingin menghidupkan interaksi sosial yang kini banyak tergantikan oleh gawai,” ujar Wiwiet. 

 

Vokasi UI Hidupkan Kembali Permainan Tradisional Lewat Program “Kampung Main” di Bogor

Selain mendampingi anak-anak, tim pengabdian juga memberikan pelatihan komunikasi publik kepada kader desa agar kegiatan dapat berkelanjutan, termasuk dokumentasi media,branding sapta pesona di lokasi,  strategi publikasi lokal, dan pelibatan komunitas. 

Antusiasme masyarakat terlihat dari keterlibatan anak-anak hingga orang tua yang turut mengikuti kegiatan. Perwakilan masyarakat Kampung Lembur Sawah, Ibu Riri, menyampaikan bahwa program ini membawa perubahan positif bagi lingkungan. “Biasanya anak-anak main sendiri dengan HP. Tapi setelah ada Kampung Main, tiap sore mereka berkumpul, lari-lari, tertawa, dan mencoba permainan yang dulu dimainkan orang tua mereka. Kami merasa kampung jadi lebih hidup,” kata Riri. 

Program ini diharapkan dapat menjadi model pelestarian budaya di daerah lain, khususnya dalam menguatkan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari pendidikan karakter dan interaksi sosial masyarakat.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya