Harga Emas Sentuh USD 4.113, Didukung Peluang The Fed Pangkas Suku Bunga

Harga emas kembali menguat ke atas USD 4.100 seiring meningkatnya peluang pemangkasan suku bunga oleh The Fed.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 25 November 2025, 07:20 WIB
Harga emas dunia diperkirakan akan tetap bergerak di kisaran USD 4.000–4.100. Ilustrasi harga emas hari ini (dok: Foto AI)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia menguat pada perdagangan Senin, didorong meningkatnya ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menurunkan suku bunga bulan depan. Kenaikan harga emas juga didorong oleh pelemahan dolar AS.

Mengutip CNBC, Selasa (25/11/2025), harga emas di pasar spot naik 1,2% ke posisi USD 4.113,59 per troy ounce pada pukul 13.51 waktu New York. Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember menguat 0,9% ke USD 4.115,4 per troy ounce.

Pelemahan indeks dolar turut menjadi pemicu kenaikan harga emas karena membuat aset yang dibanderol dalam dolar lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain.

“Pasar semakin yakin bahwa Federal Reserve berada di jalur untuk menurunkan suku bunga pada Desember,” ujar Kepala analis komoditas TD Securities Bart Melek.

Menurut Melek, kombinasi ekspektasi suku bunga lebih rendah dan dolar AS yang melemah memberikan dorongan kuat bagi emas sebagai aset lindung nilai.

Sebelumnya, Presiden The Fed New York John Williams menyampaikan bahwa suku bunga AS bisa turun “dalam waktu dekat” tanpa mengganggu target inflasi, sekaligus membantu menahan pelemahan pasar tenaga kerja.

 

 

Menunggu Rilis Data Ekonomi AS

Ilustrasi harga emas dunia (Foto By AI)

Berdasarkan CME FedWatch Tool, peluang pemangkasan suku bunga bulan depan mencapai 79%.

Emas yang tidak memberikan imbal hasil umumnya berkinerja positif saat suku bunga turun dan pada periode ketegangan geopolitik.

Kini, investor menanti rilis data ekonomi penting AS yang sebelumnya tertunda akibat penutupan pemerintahan (government shutdown). Data tersebut mencakup penjualan ritel, klaim tunjangan pengangguran, dan indeks harga produsen yang dijadwalkan keluar pekan ini.

 

Harga Logam Lainnya

(Ilustrasi perak-silver by AI)

Di sisi lain, AS dan Ukraina masih melanjutkan pembahasan untuk menemukan formula yang dapat diterima kedua pihak guna mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Revisi terhadap proposal awal AS dilakukan karena dinilai terlalu menguntungkan Moskow.

“Dengan perdebatan The Fed dan dinamika geopolitik, khususnya terkait Ukraina, emas masih berpotensi naik. Namun menurut kami, harganya akan tetap bergerak di kisaran USD 4.000–4.100,” tulis analis StoneX, Rhona O’Connell.

Untuk logam lainnya, perak naik 0,8% ke USD 50,41, platinum melonjak 2,1% ke USD 1.542,75, dan palladium menguat 1,3% ke USD 1.392,36 per ounce.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya