Gibran Bertemu Wakil Kanselir Jerman di KTT G20, Ini yang Dibahas

Wapres Gibran Rakabuming dan Wakil Kanselir Jerman Lars Klingbeil membahas penguatan hubungan Indonesia–Jerman di sektor industri, politik, ekonomi, dan pertahanan.

oleh Muhammad Radityo PriyasmoroDiterbitkan 24 November 2025, 13:50 WIB
Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Kanselir Republik Federal Jerman, Lars Klingbeil, di Johannesburg Expo Centre, Afrika Selatan, Minggu (23/11/2025). (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wakil Presiden).

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka melakukan pertemuan bilateral dengan Wakil Kanselir Republik Federal Jerman, Lars Klingbeil, di Johannesburg Expo Centre, Afrika Selatan, Minggu (23/11/2025) waktu setempat.

Dia menuturkan, pertemuan yang berlangsung di sela kegiatan KTT G20 itu menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia–Jerman, terutama dalam bidang industri, politik, dan ekonomi. 

"Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya diplomasi proaktif, penguatan kemitraan strategis, serta pembukaan peluang kerja sama konkret dengan negara-negara mitra utama," kata Gibran dalam keterangannya, Senin (24/11/2025).

Eks Walikota Solo ini memastikan, pertemuan bilateral tersebut tidak hanya menjadi ajang pertukaran pandangan, tetapi juga upaya terarah untuk memperdalam kolaborasi kedua negara di berbagai sektor prioritas. 

"Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan Indonesia–Jerman, terutama dalam bidang industri, politik, dan ekonomi," jelas Gibran.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pemimpin membahas sejumlah isu strategis, antara lain penguatan kerja sama downstream industry, kerja sama industri pertahanan, pendalaman kemitraan politik, serta upaya memperkuat hubungan ekonomi melalui optimalisasi kerja sama Indonesia–European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (I-EU CEPA).

Putra sulung Joko Widodo atau Jokowi itu menegaskan, Indonesia berkomitmen mengembangkan hilirisasi sebagai strategi nasional untuk meningkatkan nilai tambah dan memperkuat daya saing industri. Ia pun menyambut baik peluang kolaborasi dengan Jerman yang memiliki teknologi dan kapasitas industri maju.

“Indonesia siap memperluas kemitraan strategis dengan Jerman, khususnya dalam pengembangan industri bernilai tambah dan peningkatan kapasitas produksi nasional,” ujar Gibran.

 

Komitmen Jerman

Sementara itu, Wakil Kanselir Lars Klingbeil menyampaikan apresiasi atas peran Indonesia di kawasan dan di forum G20.

Ia menegaskan komitmen Jerman untuk memperdalam kerja sama dengan Indonesia sebagai mitra utama di Indo-Pasifik, termasuk dalam memperkuat stabilitas kawasan dan memperluas hubungan ekonomi.

Kedua pihak sepakat bahwa I-EU CEPA merupakan instrumen penting untuk membuka peluang perdagangan dan investasi yang lebih luas, termasuk bagi sektor-sektor prioritas seperti energi terbarukan, teknologi industri, dan pertahanan.

Pertemuan ini meneguhkan komitmen kedua negara untuk terus mempererat hubungan strategis dan membangun kerja sama yang saling menguntungkan, sejalan dengan agenda pembangunan Indonesia menuju transformasi industri dan ekonomi berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya