Hanya Satu Tim yang Bisa Gagalkan Arsenal Juara Liga Inggris Musim Ini, Siapa Dia?

Arsenal kembali menunjukkan taringnya dalam perburuan gelar Premier League setelah menaklukkan rival sekota, Tottenham Hotspur, dengan kemenangan telak 4-1 di Emirates Stadium, Minggu (23/11/2025).

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 24 November 2025, 11:57 WIB
Eberechi Eze scored a brilliant hat-trick as Arsenal thrashed Tottenham Hotspur 4-1 at the Emirates Stadium, strengthening the Gunners' position at the top of the Premier League table.

Liputan6.com, Jakarta Arsenal kembali menunjukkan taringnya dalam perburuan gelar Premier League setelah menaklukkan rival sekota, Tottenham Hotspur, dengan kemenangan telak 4-1 di Emirates Stadium, Minggu (23/11/2025).

Hasil itu kian menguatkan posisi The Gunners di puncak klasemen, sekaligus membuka jarak enam poin dari para pesaing terdekat. Namun di tengah performa impresif tersebut, Jamie Carragher justru melontarkan peringatan yang tak kalah tajam.

Mantan bek Liverpool itu meyakini bahwa ancaman terbesar bagi Arsenal bukanlah Manchester City atau Chelsea, melainkan… Arsenal sendiri.


Musuh Arsenal adalah Diri Sendiri

Eberechi Eze merayakan gol untuk Arsenal pada laga Premier League melawan Tottenham di London, Minggu, 23 November 2025. (AP Photo/Frank Augstein)

Berbicara dalam program Sky Sports, Carragher menilai kualitas skuad Mikel Arteta saat ini sudah cukup untuk membawa mereka mengakhiri puasa gelar liga yang telah berlangsung hampir dua dekade.

“Satu-satunya tim yang bisa menghentikan Arsenal juara adalah Arsenal. Mereka tim terbaik, mereka punya skuad terbaik,” ujar Carragher.

Menurutnya, faktor mentalitas masih menjadi titik rawan yang dapat menggagalkan perjalanan Arsenal menuju trofi. Tekanan dari tribun, kecemasan jelang akhir musim, serta pengalaman pahit pada tiga kampanye sebelumnya bisa saja kembali menghantui.

“Jika mereka tidak menjadi juara musim ini, orang akan bilang, ‘Mereka menyia-nyiakannya.’ Sebab musim ini, tidak ada tim yang levelnya lebih baik dari mereka,” tambahnya.


Arteta dan Arsenal Masih Merendah

Pelatih Arsenal asal Spanyol, Mikel Arteta, terlihat selama pertandingan leg kedua semifinal Liga Champions UEFA antara Paris Saint-Germain (PSG) dan Arsenal di stadion Parc des Princes di Paris, Kamis dini hari WIB (8-5-2025). (Thomas SAMSON/AFP)

Di sisi lain, Arteta tetap memilih untuk merendah. Meski unggul enam poin, ia menegaskan bahwa keunggulan di pekan-pekan awal liga belum berarti apa-apa.

“Di liga ini? Tidak banyak. Kami konsisten, tapi selisih skor dan hasil akhir di banyak pertandingan sangat tipis,” kata pelatih asal Spanyol tersebut.

Arsenal kini bersiap menghadapi tantangan besar berikutnya: Chelsea, yang menempati posisi kedua. Kemenangan di laga akhir pekan nanti tidak hanya mempertegas dominasi mereka, tetapi juga berpotensi melebarkan jarak menjadi sembilan poin, sebuah langkah besar dalam perjalanan panjang menuju gelar yang selama ini terus luput dari genggaman.

Sumber: Sky Sports


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya