Prediksi IHSG dan Rekomendasi Saham Hari Ini 24 November 2025: Ada BUMI hingga BMRI

Berikut prediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangangan saham Senin, (24/11/2025).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 24 November 2025, 09:10 WIB
Karyawan memfoto layar pergerakan IHSG, Jakarta, Rabu (3/8/2022). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan di Bursa Efek Indonesia, Rabu (3/08/2022), ditutup di level 7046,63. IHSG menguat 58,47 poin atau 0,0084 persen dari penutupan perdagangan sehari sebelumnya. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang menguat pada perdagangan saham Senin, (24/11/2025). Kenaikan IHSG hari ini dinilai dipengaruhi bursa saham Amerika Serikat (AS) atau wall street. Lalu apa saja rekomendasi saham-nya?

Berdasarkan catatan BNI Sekuritas, IHSG ditutup turun 0,07% disertai dengan aksi jual saham oleh investor asing pada Jumat, 21 November 2025. Saham-saham yang paling banyak dijual oleh investor asing antara lain PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), dan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM).

"IHSG berpotensi rebound hari ini, seiring dengan penguatan bursa Amerika Serikat,” ujar Head of Retail Research BNI Sekuritas, Fanny Suherman dalam catatannya.

Ia menuturkan, IHSG akan bergerak di level support 8.360-8.400 dan level resistance 8.460-8.500 pada perdagangan saham Senin pekan ini.

Sementara itu, Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia Tasrul Tanar menuturkan, momentum bervariasi, tetapi channel uptrend tetap dominan. Ia mengatakan, secara teknikal, batas pergerakan atas berada di level resistance pertama 8.450 dan level resistance kedua di 8.500. Sementara itu, pijakan bawah terdekat berada di level support pertama 8.350 dan level support kedua di 8.275.

"Selama IHSG tetap bertahan di atas critical level 8.285, tren naik jangka pendek tetap terjaga” kata dia.

Namun, ia menuturkan, penurunan IHSG di bawah 8.285 membuka risiko koreksi yang lebih dalam menuju area support berikutnya.

Untuk rekomendasi saham hari ini, Fanny memilih saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI).

 

Rekomendasi Saham

Layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpampang di Jakarta, Kamis (10/10/2019). Dari 10 sektor pembentuk IHSG, lima sektor saham berada di zona merah. Pelemahan. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Trading Idea hari ini: BUMI, ANTM, MBMA, TLKM, UNTR, dan BMRI

BUMI Spec Buy dengan area beli di 216-220, cutloss di bawah 214. Target dekat di 224-232.

ANTM Spec Buy dengan area beli di 2880-2910, cutloss di bawah 2820. Target dekat di 2950-2980.

MBMA Spec Buy dengan area beli di 555-560, cutloss di bawah 535. Target dekat di 575-595.

TLKM Spec Buy dengan area beli di 3460-3500, cutloss di bawah 3400. Target dekat di 3550-3630.

UNTR Spec Buy dengan area beli di 26900-27025, cutloss di bawah 26900. Target dekat di 27100-27250.

BMRI Spec Buy dengan area beli di 4900-4950, cutloss di bawah 4860. Target dekat di 5050-5100.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual saham. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

Penutupan IHSG pada 21 November 2025

Pejalan kaki melintas dekat layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di kawasan Jakarta, Senin (13/1/2020). IHSG sore ini ditutup di zona hijau pada level 6.296 naik 21,62 poin atau 0,34 persen. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Sebelumnya, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bertahan di zona merah hingga penutupan perdagangan saham Jumat, (21/11/2025). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah sektor saham teknologi catat kenaikan terbesar.

Mengutip data RTI, IHSG hari ini ditutup melemah tipis 0,07% ke posisi 8.414,35. Indeks saham LQ45 merosot 0,28% ke posisi 845,67. Sebagian besar indeks saham acuan tertekan.

Pada perdagangan saham jelang akhir pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 8.432,60 dan level terendah 8.361,27. Sebanyak 274 saham menguat dan 352 saham melemah. 187 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan 1.941.794 kali dengan volume perdagangan 34,8 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 16,5 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 16.695.

Sektor saham bervariasi. Sektor saham teknologi bertambah 2,72%, dan catat kenaikan terbesar. Sektor saahm basic menguat 0,65%, sektor saham industri menanjak 0,85%. Kemudian sektor saham siklikal melesat 0,65%, sektor saham kesehatan menguat 0,40%. Sementara itu, sektor saham transportasi merosot 0,60%, sektor saham infrastruktur melemah 0,58%, sektor saham keuangan turun 0,61%, sektor saham consumer nonsiklikal susut 0,49% dan sektor saham energi terpangkas 0,29%.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya