Man United Coba Ulangi 'Manuver Onana', Amorim Siapkan Strategi Tunda Keberangkatan Pemain ke Piala Afrika

Tiga pemain, Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui dipastikan harus memenuhi panggilan tim nasional. Namun, Man United tak tinggal diam. Klub tengah melakukan pendekatan intens guna menunda kepergian para pemain tersebut selama mungkin.

oleh Ari Rachman PrayogaDiterbitkan 23 November 2025, 23:59 WIB
Ekspresi Bryan Mbuemo pada laga MU vs Arsenal di pekan ke-1 Premier League 2025/2026 - AP Photo/Dave Thompson

Liputan6.com, Jakarta Manchester United kembali menghadapi dilema klasik Piala Afrika (AFCON) yang selalu jatuh di tengah musim. Tiga pemain penting mereka, yakni Bryan Mbeumo, Amad Diallo, dan Noussair Mazraoui dipastikan harus memenuhi panggilan tim nasional. Namun, Setan Merah tak tinggal diam. Klub tengah melakukan pendekatan intens guna menunda kepergian para pemain tersebut selama mungkin.

Pelatih United, Ruben Amorim, mengonfirmasi bahwa klub telah melakukan komunikasi dengan federasi sepak bola Kamerun, Pantai Gading, dan Maroko.

Tujuannya jelas: mencari celah agar ketiga pemain tidak harus pergi sesuai regulasi resmi, dua pekan sebelum pertandingan pertama negara masing-masing.

“Kami tahu ada aturan soal kapan pemain harus dilepas, tapi kami mencoba mempertahankan mereka sedikit lebih lama,” kata Amorim dalam konferensi pers jelang laga akhir pekan. “Kami akan lihat hasilnya. Kami berusaha mengatur sesuatu dengan federasi.”


Tantangan Besar Man United

Bryan Mbeumo (tengah) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham Hotspur setelah menerima umpan manis rekan setimnya di MU, Amad Diallo, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (8/11/2025) malam WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Jika mengikuti jadwal standar FIFA, Mbeumo (Kamerun), Amad (Pantai Gading), dan Mazraoui (Maroko) seharusnya dilepas pada awal Desember. Ini terjadi di tengah periode padat Premier League—tepat saat United bersiap melawat ke markas Wolves pada 8 Desember.

Maroko, negara yang dibela Mazraoui sekaligus tuan rumah turnamen, bahkan memainkan laga pembuka pada 21 Desember. Disusul pertandingan grup lain pada 24 Desember. Final sendiri dijadwalkan pada 18 Januari 2025.

Artinya, jika para pemain melaju jauh di turnamen, United berpotensi kehilangan mereka hingga delapan laga Premier League termasuk duel berat kontra Aston Villa dan Newcastle, ditambah laga putaran ketiga FA Cup.


Man United Pernah Berhasil

Bek Manchester United asal Maroko Noussair Mazraoui menendang bola selama pertandingan putaran pertama Liga Eropa UEFA hari ke-2 antara FC Porto dan Manchester United di stadion Dragao di Porto pada tanggal 3 Oktober 2024.MIGUEL RIOPA / AFP

Manchester United bukan pertama kali mencoba strategi ini. Pada edisi AFCON sebelumnya, mereka sempat sukses mempertahankan Andre Onana hingga sehari sebelum laga perdana Kamerun dimainkan, sebuah manuver yang membuat sang kiper kala itu hanya absen satu pertandingan.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam negosiasi kali ini. United berharap bisa mengulangi skenario serupa, terutama karena peran ketiga pemain sangat vital musim ini.

Mbeumo, Amad, dan Mazraoui: 3 Sosok Kunci Man United

  • Bryan Mbeumo tampil impresif sejak direkrut dari Brentford dan menjadi pemain kunci era Amorim.
  • Amad Diallo semakin mapan sebagai starter reguler.
  • Noussair Mazraoui membawa fleksibilitas penting di lini belakang berkat kemampuannya bermain di beberapa posisi.

Dengan performa tim yang tengah menanjak, kehilangan tiga pilar ini tentu menjadi pukulan besar bagi strategi jangka pendek Amorim.


Target Man United: Tahan Hingga Usai Bournemouth

Penyerang Manchester United asal Pantai Gading #16, Amad Diallo (kanan), merayakan gol kedua timnya bersama bek Manchester United asal Maroko #03, Noussair Mazraoui, dalam pertandingan Premier League Inggris antara Nottingham Forest dan Manchester United di The City Ground, Nottingham, Inggris tengah, pada 1 November 2025. (Darren Staples/AFP)

Skenario terbaik bagi United adalah mempertahankan trio tersebut setidaknya hingga pertandingan melawan Bournemouth pada 15 Desember. Setelah itu, klub tampaknya siap untuk merelakan mereka bergabung dengan tim nasional masing-masing.

Sampai keputusan final keluar, negosiasi terus berjalan. Yang jelas, Manchester United berjuang keras agar periode paling sibuk di kalender Premier League tidak berubah menjadi periode paling melelahkan. dan menjawab ekspektasi yang mengiringi kedatangan mereka ke Turin.

Sumber: Mirror

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya