3 Fakta Menarik di Balik Kemenangan 2-0 Chelsea Atas Burnley: Ketika The Blues 'Alergi' Pakai Pemain di Atas 30 Tahun

Chelsea meraih kemenangan 2-0 atas Burnley di pekan ke-12 Premier League. Simak tiga fakta menarik mulai dari rekor skuad muda, performa Andrey Santos, hingga ketajaman Pedro Neto

oleh Asad ArifinDiterbitkan 23 November 2025, 01:04 WIB
Pemain Chelsea merayakan gol yang dicetak Pedro Neto ke gawang Burnley dalam lanjutan Premier League 2025/2026 di Turf Moor, Sabtu (22/11/2025). (ANDY BUCHANAN / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Chelsea terus menunjukkan konsistensi positif di Premier League. Tampil tanpa beberapa pemain kunci, The Blues tetap mampu memetik kemenangan 2-0 atas Burnley pada pekan ke-12 Premier League, Sabtu (22/11) malam WIB.

Hasil ini sekaligus menandai kemenangan ketiga beruntun pasukan Enzo Maresca di liga. Performa mereka tetap konsisten, bahkan ketika harus libur karena jeda internasional.

Di tengah absennya Cole Palmer dan keputusan Enzo Maresca merotasi terhadap Moises Caicedo, Chelsea tetap tampil solid.

Pedro Neto menjadi pembuka jalan lewat golnya di babak pertama, sebelum Enzo Fernandez memastikan kemenangan menjelang laga berakhir. Burnley, yang berada di posisi ke-17, gagal memberikan ancaman berarti sepanjang pertandingan.

Kemenangan ini tak hanya mengangkat mental Chelsea, tetapi juga menghadirkan sejumlah catatan menarik yang menunjukkan arah cerah pembangunan skuad muda di bawah Maresca. Berikut tiga fakta paling menarik dari kemenangan The Blues di Turf Moor.


Rekor Unik: Chelsea 50 Laga Tanpa Pemain 30+ di Starting XI

Gelandang Chelsea, Enzo Fernandez, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Burnley dalam laga lanjutan Premier League 2025/2026 di Turf Moor, Sabtu (22/11/2025). (ANDY BUCHANAN / AFP)

Chelsea menjadi salah satu klub Premier League yang sangat agresif membangun skuad muda. Investasi besar dalam dua musim terakhir menghasilkan komposisi tim yang minim pemain senior, dan hasilnya kini masuk dalam buku sejarah.

The Blues resmi menjadi tim kedua dalam sejarah Premier League yang menjalani 50 laga beruntun tanpa pemain berusia 30 tahun ke atas di starting XI, menyamai catatan Aston Villa pada periode 2012–2014.

Langkah ini menggambarkan strategi jangka panjang yang jelas: membangun fondasi tim dengan pemain berusia dini yang dapat berkembang secara kolektif. Hasil positif di Turf Moor menjadi bukti bahwa proyek besar Chelsea perlahan mulai menampakkan hasil konkret.


Andrey Santos Bersinar: Penuh Energi di Lini Tengah

Gelandang Timnas U-23 Brasil yang baru berusia 19 tahun milik Chelsea, Andrey Santos harus rela dipinjamkan ke Strasbourg hingga akhir musim 2023/2204. Kekurangan menit bermain menjadi pemicu sang pemain hijrah meninggalkan Stamford Bridge. Total ia baru mengemas dua penampilan di semua kompesisi bersama klub asuhan Maurichio Pochettino. (AFP/Getty Images/Tim Nwachukwu

Salah satu bintang muda yang mencuri perhatian pada laga ini adalah Andrey Santos. Dipercaya tampil sejak awal menggantikan Moises Caicedo, gelandang berusia 21 tahun itu tampil efisien dan penuh energi di lini tengah.

Santos memenangkan dua dari tiga tekel, melakukan empat sapuan, tertinggi di tim, dan memenangi tujuh dari sepuluh duel sepanjang pertandingan.

Penampilan Santos menjadi sinyal positif bagi Maresca yang membutuhkan kedalaman skuad berkualitas jelang pekan penting menghadapi Barcelona dan Arsenal.


Pedro Neto Makin Tajam: 5 Keterlibatan Gol dalam 5 Laga

Pemain Chelsea, Pedro Neto, berebut bola dengan bek sayap Fulham, Antonee Robinson, dalam laga pekan ke-33 Premier League 2024/2025 di Craven Cottage, Minggu (20/4/2025). Chelsea menang 2-1 dalam laga tersebut. (Jonathan Brady/PA via AP)

Pedro Neto kembali membuktikan bahwa ia kini menjadi motor serangan Chelsea. Golnya ke gawang Burnley membuat pemain Portugal itu telah terlibat dalam lima gol dalam lima laga terakhir Premier League bersama The Blues (tiga gol, dua assist).

Catatan ini menyamai produktivitas Neto sepanjang musim lalu, sebuah peningkatan yang signifikan.

Neto pun nyaris menggandakan golnya setelah peluangnya membentur tiang pada babak kedua. Meski demikian, kontribusinya tetap krusial dalam menjaga intensitas serangan Chelsea.

Sumber: FotMob


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya