20 November 1992: Kediaman Ratu Elizabeth II Kebakaran, Butuh Waktu 15 Jam Agar Api Dipadamkan

Apa penyebab dari kebakaran besar di Kastil Windsor yang telah melahap 115 ruangan dan sembilan ruang negara?

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 20 November 2025, 06:00 WIB
Kebakaran di Windsor Castle (Kastil Windsor). (AFP)

Liputan6.com, London - Tragedi kebakaran yang melanda Kastil Windsor di Inggris menyebabkan kerugian mencapai jutaan poundsterling, di mana dalam beberapa menit, api langsung menyebar ke St George's Hall yang berada tepat di sebelahnya.

Menurut laporan Royal Collection Trust, terjadinya kebakaran bermula di kapel pribadi Ratu Victoria, sebuah ruangan bersejarah yang dibangun pada eranya, dari lampu sorot yang rusak dekat tirai di samping altar pada 20 November 1992. 

Kebakaran saat itu sekitar pukul 11.30 waktu setempat dan 225 petugas pemadam kebakaran dari tujuh wilayah berusaha memadamkan api tersebut, dikutip dari laman BBC, Kamis (20/11/2025).

Proses pemadaman membutuhkan waktu lama hingga petugas harus datang kembali keesokan harinya, karena masih ada asap yang keluar dari kastil.

Menurut sekretaris pers Ratu, Dickie Arbiter, mengatakan bahwa air yang digunakan untuk memadamkannya dipompa dari sungai Thames oleh petugas pemadam kebakaran.

Sementara itu, mendiang Ratu Elizabeth II menyebut tahun 1992 itu sebagai "annus horribilius" yang berarti tahun yang mengerikan, karena disusul dengan runtuhnya pernikahan tiga anaknya, termasuk Pangeran Charles dan Putri Diana.

Renovasi dan Pembaruan

Dilansir dari media Today, Pangeran Andrew, para staf, dan tentara kastil berada di sana untuk menyelamatkan artefak-artefak dengan membentuk rantai manusia.

Tetapi hanya ada dua karya seni yang hilang akibat kebakaran. Sementara itu, Pangeran Charles mengatakan bahwa pemandangan dari asap mengepul ke langit saat melewati kastil melalui jalan tol telah membuat darahnya membeku.

Selanjutnya, renovasi kastil Windsor yang diketuai oleh Duke of Edinburgh, juga memberi desain baru dan pemasangan deteksi kebakaran dengan lebih dari 550 buah.

Hal ini bertujuan untuk mencegah terulangnya tragedi serupa. Pembangunannya pun membutuhkan waktu lima tahun dan resmi selesai pada 20 November 1997.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya