Rindu Tak Berbatas, Istri Buat Versi AI Suami yang Sudah Meninggal

Bagaimana AI yang membentuk manusia digital dapat berkokuminikasi layaknya seperti orang masih hidup?

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 19 November 2025, 20:30 WIB
Ilustrasi Robot AI. (Foto: Freepik)

Liputan6.com, Copenhagen - Kepergian seseorang yang amat disayang akan sulit untuk melepas seluruh kenangan bersamanya, wanita asal Denmark tak pernah terbayangkan hidup tanpa suaminya, yang meninggal dunia pada 30 Desember 2023.

Katrine Martinussen dan putranya tidak bisa melepaskannya, mereka mencoba membuat kehadirannya dalam bentuk digital agar tetap menjadi keluarga yang utuh, meski Stephan telah meninggal karena menderita kanker stadium akhir.

Ia bersama putranya mengumpulkan ribuan teks, video, dan foto yang merekam kenangan Stephan. Proyek ini dilakukan untuk mewujudkan kloning digital dan akan bekerja sama dengan Anders Hasle Nielsen, CEO Fraia, dilansir dari Mirror, Rabu (19/11/2025).

Dalam perjalanan proses mereka dijadikan sebagai sebuah film dokumenter inovatif 'You'll Never Disappear,' yang ditayangkan di Danich TV.

Melalui perusahaan AI yang berfokus pada teknologi manusia-sentris, Katrice dan Nielsen (51) berusaha menciptakan model digital Stephan, di mana dapat berdialog bebas layaknya chatbot dan melalui pesan teks.

Interaksi Realistis

Pertanyaan istrinya ingin melakukan percobaan respon dari suaminya. Ia bertanya kepada AI Stephan tentang kesetiaan selama hidup sebelumnya.

"Apakah kamu pernah mengkhianatiku?" tanyanya.

AI Stephan menjawab 'ya' telah berselingkuh, ketika bertanya tentang siapa perempuan selingkuhannya, ternyata salah satu rekan kerja Stephan yang diam-diam bermain di belakang pernikahan mereka. Tetapi, ia tetap ragu dan menyimpulkan bahwa perselingkuhan suaminya tidak mungkin benar.

Mereka dapat berbicara dan seperti memiliki suara Stephan asli dari kloning tersebut. Kepemilikan hasil idenya tetap berada di tangan Katrine dan diatur melalui 'wasiat digital' yang menentukan nasib AI Stephan jika ia meninggal.

Teknologi yang berhasil dan berinteraksi dengannya menjadi cara baru menjaga memori orang yang dicintai tetap hidup dan selalu dapat merasakan kehadirannya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya