2 Bayi Digigit Tikus di NICU Rumah Sakit India, Fasilitas Kesehatan Jadi Sorotan

Bagaimana respons pihak rumah sakit usai mengetahui fasilitas kesehatan mereka dipenuhi tikus?

oleh Teddy Tri Setio BertyDiterbitkan 18 November 2025, 12:05 WIB
Orangtua dan anggota keluarga yang mengurus bayi harus rutin mencuci tangan sebelum menyentuh bayi, serta menjaga kebersihan rumah untuk mencegah infeksi. (Foto: congerdesign/Pixabay)

Liputan6.com, New Delhi - Dua bayi baru lahir di sebuah rumah sakit pemerintah di Indore, Madhya Pradesh, India, diduga menjadi korban gigitan tikus saat dirawat di unit perawatan intensif neonatal (NICU).

Insiden yang terjadi di Maharaja Yashwantrao Chikitsalaya (MYH)—salah satu fasilitas kesehatan terbesar di negara bagian tersebut—langsung memicu penyelidikan dan kritik tajam terhadap pengelolaan rumah sakit.

Bayi-bayi itu ditemukan mengalami luka oleh tim perawat. Ketika pihak rumah sakit meninjau rekaman CCTV, tampak beberapa tikus melompat di ayunan dekat tempat bayi dirawat. Insiden pertama terjadi pada Minggu, disusul kasus serupa sehari kemudian.

Kepala rumah sakit, Dr. Ashok Yadav, mengungkapkan bahwa pengendalian hama terakhir kali dilakukan lima tahun lalu.

"Dalam 48 jam terakhir, tikus menggigit jari seorang bayi di unit perawatan intensif, sementara bayi lainnya mengalami gigitan di kepala dan bahu. Kedua bayi kini dalam kondisi aman dan tetap mendapat perawatan intensif," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa operasi pengendalian hama berskala besar akan segera dilakukan, dan keluarga pasien diminta untuk tidak membawa makanan ke bangsal karena dapat menarik tikus.

Dokter senior, Dr. Brajesh Lahoti, juga mengakui tingginya populasi tikus di dalam rumah sakit. Ia menyebutkan bahwa pemasangan jaring besi sedang dilakukan, sementara langkah-langkah pencegahan jangka panjang tengah disusun untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang.

 

Ancaman Tikus di Fasilitas Kesehatan

Ilustrasi Tikus. (Foto: Gemini AI)

Ancaman tikus di fasilitas kesehatan pemerintah Madhya Pradesh bukanlah hal baru. Sepanjang 2023, beberapa kamar mayat di wilayah tersebut melaporkan kasus tikus menggerogoti tubuh manusia.

Di Bhopal, telinga seorang pria 50 tahun ditemukan hilang karena gigitan tikus, sementara di Vidisha, hidung dan tangan jenazah berusia 70 tahun rusak karena serangan hewan pengerat. Di Sagar, mata dua jenazah juga dilaporkan digerogoti.

Partai oposisi Kongres menuding pemerintah BJP lalai menjaga layanan kesehatan publik.

"Bahkan bayi baru lahir pun tidak aman di rumah sakit terbesar milik pemerintah. Ini bukti runtuhnya infrastruktur kesehatan di bawah pemerintahan saat ini," kata juru bicara Kongres, Dr. Amit Chaurasia.

Kasus ini menambah panjang daftar persoalan serius terkait kebersihan dan keamanan di rumah sakit-rumah sakit pemerintah di Madhya Pradesh, memicu desakan untuk reformasi segera dalam sistem layanan kesehatan daerah.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya