Liputan6.com, Jakarta Benjamin Sesko kembali menjadi sorotan di Manchester United, namun kali ini bukan karena gol atau kontribusinya di lini depan. Striker muda Slovenia itu harus menepi setelah mengalami cedera saat menghadapi Tottenham. Cedera tersebut membuat laga kontra Spurs berakhir lebih cepat bagi Sesko, yang masuk sebagai pemain pengganti namun tak mampu menuntaskan pertandingan.
Insiden itu terjadi pada duel yang berakhir imbang 2-2, hanya beberapa hari sebelum jeda internasional dimulai. Sesko tampak kesakitan usai berbenturan dengan Micky van de Venn dan kemudian harus ditarik keluar oleh tim medis United. Situasi ini langsung menimbulkan kekhawatiran mengingat perannya yang mulai meningkat di bawah Ruben Amorim.
Advertisement
United sendiri memang sedang membutuhkan stabilitas di lini serang, terlebih setelah padatnya jadwal Premier League dan berbagai kompetisi yang mereka ikuti. Cedera Sesko jelas menjadi pukulan, apalagi ia mulai menunjukkan adaptasi yang membaik sejak datang dari RB Leipzig. Keputusan medis klub untuk tidak memaksakan kondisi sang striker menunjukkan kehati-hatian terhadap potensi cedera lutut yang lebih serius.
Sementara itu, laporan awal menyebut bahwa cedera yang dialami Sesko berpotensi membuatnya menepi selama beberapa pekan. Namun kepastian durasi absensi itu masih menunggu evaluasi lanjutan dari tim medis dan keterangan resmi dari Amorim.
Amorim Belum Tahu Seberapa Parah Cedera Sesko
Ruben Amorim menjadi salah satu sosok yang paling khawatir melihat kondisi Benjamin Sesko pasca laga kontra Tottenham. Sang pelatih mengakui bahwa cedera lutut selalu memunculkan tanda tanya besar, apalagi jenis cedera tersebut kerap membutuhkan waktu pemulihan yang tidak singkat. Amorim pun tak mampu memberikan kepastian terkait tingkat keparahan cedera sang striker.
Dalam konferensi persnya setelah pertandingan, Amorim secara jujur menyampaikan bahwa ia masih menunggu hasil evaluasi lebih detail. Ia menegaskan bahwa belum ada diagnosis final yang bisa memastikan seberapa lama Sesko harus absen. Ketidakpastian ini menambah beban mengingat pentingnya peran Sesko di lini depan Manchester United.
Situasi makin menantang karena United memasuki periode yang padat dan penuh tekanan. Absennya beberapa pemain karena Piala Afrika sudah menunggu, sehingga kehilangan Sesko hanya menambah daftar pekerjaan sulit bagi Amorim. Kedalaman skuad akan kembali diuji dalam beberapa minggu ke depan.