Manchester United Tolak Tawaran Chelsea Tukar Pemain Bermasalah

Manchester United langsung merasa ragu dengan kesepakatan tersebut, dan kekhawatirnnya terbukti setelah pemain Chelsea itu harus absen cukup lama akibat cedera.

oleh Achmad Yani YustiawanDiterbitkan 18 November 2025, 21:00 WIB
Gelandang Manchester United asal Kamerun #19, Bryan Mbeumo (2R), merayakan gol ketiga mereka untuk membawa timnya menang 3-0 dalam pertandingan Premier League Inggris antara Manchester United dan Brighton and Hove Albion di Old Trafford, Manchester, Inggris barat laut, pada 25 Oktober 2025. (Oli SCARFF/AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United menyelesaikan empat transfer di musim panas. MU mendatangkan penyerang Benjamin Sesko, Matheus Cunha, dan Bryan Mbeumo serta seorang kiper sekaligus pemain yang direkrut di hari terakhir bursa transfer, Senne Lammens.

Sebaliknya, MU meminjamkan Marcus Rashford dan Jadon Sancho dan melepas Antony usai menandatangani kontrak permanen dengan Real Betis. Namun, tim asuhan Ruben Amorim menahan diri untuk berinvestasi di lini tengah.

Laporan mengindikasikan bahwa lini tengah akan menjadi target prioritas untuk bursa transfer mendatang. Mereka sebenarnya sempat dikaitkan dengan kepindahan senilai 100 juta pounds untuk gelandang Brighton, Carlos Baleba, tapi pada akhirnya tidak mengajukan tawaran.

Mereka malah berurusan dengan Chelsea, yang telah merekrut banyak pemain dari Brighton dalam beberapa musim terakhir, ketimbang menjual pemain sayap Alejandro Garnacho.

Garnacho telah diberitahu oleh Amorim untuk mencari klub baru setelah kekalahan di final Liga Europa dari Tottenham. Sang manajer kemudian secara terbuka menyebut musim United sebagai "sial".

 


Manchester United Khawatir Riwayat Cederanya

Penyerang Aston Villa asal Inggris Ollie Watkins berebut bola dengan gelandang Chelsea asal Belgia Romeo Lavia selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Chelsea dan Aston Villa di Stamford Bridge, London pada 1 Desember 2024.Glyn KIRK / AFP

Menurut ESPN, Chelsea menawarkan untuk mengirim salah satu gelandang mereka ke Old Trafford sebagai bagian dari kesepakatan senilai 40 juta pounds untuk merekrut Garnacho.

Diklaim bahwa pemain internasional Belgia, Romeo Lavia, adalah pemain yang ditawarkan kepada tim Amorim, tetapi United menolak proposal tersebut karena kekhawatiran atas riwayat cederanya.

Kekhawatiran tersebut terbukti beralasan, setidaknya dalam jangka pendek. Dia mengalami masalah paha saat Chelsea bermain imbang 2-2 di Liga Champions melawan Qarabag pada awal November yang akan membuatnya absen selama sebulan.


Cedera Membuat Harus Istirahat Cukup Lama

Gelandang Chelsea asal Belgia, Romeo Lavia (kiri) menjadi pemain termuda yang diturunkan The Blues saat menang 2-1 atas Crystal Palace. Umurnya baru menginjak 19 tahun, 11 bulan dan 21 hari dalam laga tersebut. Dalam laga debutnya bersama Chelsea di Premier League sekaligus di semua ajang tersebut ia bermain selama 32 menit setelah baru dimasukkan pada menit ke-58 menggantikan Ian Maatsen. (AFP/Glyn Kirk)

Pemain Belgia tersebut telah mengalami sejumlah masalah cedera sejak tiba di Stamford Bridge dari Southampton pada musim panas 2023. Lavia masih belum bermain penuh selama 90 menit untuk tim asuhan Enzo Maresca.

Menurut Transfermarkt, total ia telah absen di 78 pertandingan Chelsea karena cedera. Menanggapi kabar absennya Lavia, Maresca mengatakan: "Kami merasa sangat malu, terutama untuknya, karena ia tidak bisa fit untuk waktu yang sangat lama.


Klub Harus Menjaganya Tetap Bugar

Chelsea kembali menang dalam perburuan pemain melawan Liverpool. (VIRGINIE LEFOUR / Belga / AFP)

"Target utama Romeo sekarang adalah fit. Jangan sampai cedera. Bagi saya, saat ini, Romeo berada di posisi Reece [James] setahun yang lalu - kembali setelah absen panjang.

"Kami perlu mengaturnya setiap menit, setiap hari, setiap detik. Targetnya adalah menjaganya tetap fit dan membantunya menikmati sepak bola lagi."

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya