Pengakuan Pedih Manuel Locatelli usai Gagal Lolos Langsung ke Piala Dunia 2026: Timnas Italia Rapuh!

Manuel Locatelli mengakui Italia tampil rapuh usai kalah 4-1 dari Norwegia. Azzurri kini bersiap menghadapi play-off Piala Dunia 2026, dengan undian digelar 20 November.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 17 November 2025, 17:25 WIB
Starting XI Timnas Italia saat melawan Norwegia di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Senin 18 November 2025 di San Siro. (AP Photo/Luca Bruno)

Liputan6.com, Jakarta Kekalahan telak 4-1 dari Norwegia bukan sekadar hasil buruk bagi Timnas Italia, melainkan alarm keras yang menggema jelang play-off Kualifikasi Piala Dunia 2026. Sorotan pun langsung tertuju pada mentalitas dan konsistensi tim asuhan pelatih Gennaro Gattuso tersebut.

Manuel Locatelli, salah satu gelandang yang kini memikul beban generasi baru Italia, tidak menutup-nutupi kenyataan pahit tersebut. Dalam refleksi yang jujur dan emosional, ia menyebut Italia tampil rapuh dan tidak menunjukkan performa yang mencerminkan kualitas sebenarnya.

Kekalahan ini memang tak mengubah posisi mereka di klasemen, tetapi memberi gambaran jelas betapa berat tantangan yang menanti pada babak play-off.

Italia memang lolos ke babak play-off sebagai runner-up Grup I, namun performa yang inkonsisten membuat publik bertanya-tanya: siapkah Azzurri menghadapi laga hidup-mati pada Maret mendatang?

Dengan lawan yang baru akan ditentukan 20 November nanti, tekanan untuk memperbaiki diri semakin besar dari hari ke hari.


Italia yang Rapuh dan Kehilangan Kendali

Pelatih Timnas Italia, Gennaro Gattuso, tampak sedih setelah dikalahkan dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 zona Eropa antara Italia dan Norwegia, di Stadion San Siro, Milan, Senin (17-11-2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI/AFP)

Norwegia tampil buas dan mencetak empat gol melalui dua aksi Erling Haaland, serta tambahan dari Antonio Nusa dan Jorgen Strand Larsen. Italia, yang diharapkan tampil solid, justru runtuh tanpa perlawanan berarti.

"Kualifikasi kami terganggu di Oslo, tetapi hari ini kami seharusnya bermain lebih baik," ujarnya kepada Sky Sport Italia.

"Kami mencoba mencetak gol kedua, tetapi kemudian kami rapuh dan ini tidak boleh terjadi lagi. Kami harus melihat di mana kesalahan kami, karena di saat-saat tertentu kami perlu lebih bersatu."

Italia menelan dua kekalahan pada delapan laga di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Dua kekalahan itu terjadi ketika mereka berjumpa Norwegia, lawan yang memang sangat kompetitif dibanding kontestan lain di grup yang sama.


Menatap Play-off dengan Beban Besar

Gelandang Italia, Manuel Locatelli (kiri) berduel udara dengan gelandang Swiss, Granit Xhaka dalam laga Grup A Euro 2020 di Olimpico Stadium, Roma, Kamis (17/6/2021) dini hari WIB. (Foto: LaPresse via AP/Alfredo Falcone)

Italia kini melangkah ke babak play-off, dengan semifinal dijadwalkan 26 Maret dan final pada 31 Maret. Lawan yang akan mereka hadapi baru ditentukan pada undian 20 November, sebuah momen yang ditunggu dengan rasa cemas sekaligus berharap.

Bagi Locatelli, perubahan sikap dan mental adalah kunci utama untuk menyelamatkan perjalanan menuju Amerika Utara. "Sekarang kami akan menunggu pengundian dan berharap tiba di bulan Maret dengan sikap yang sangat berbeda," tambah Locatelli.

"Norwegia berada di level yang sangat tinggi, tetapi kami seharusnya tetap bermain lebih baik. Kami harus bertanggung jawab dan bermain lebih baik di bulan Maret," tegasnya.

Sumber: Football Italia

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya