Siswa SMPN 19 Tangsel Korban Perundungan Meninggal Dunia

Kakak korban, Rizky, mengungkapkan bahwa adiknya sudah beberapa kali mengalami tindakan tidak menyenangkan sejak awal masuk sekolah.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 16 November 2025, 12:34 WIB
Ilustrasi bully. (dok. unsplash.com/@pwign)

Liputan6.com, Jakarta - MH, siswa berusia 13 tahun dari SMP Negeri 19 Kota Tangerang Selatan, meninggal dunia setelah lebih dari sepekan menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan. MH sebelumnya diduga menjadi korban perundungan di sekolahnya.

Korban menghembuskan napas terakhir pada Minggu (16/11/2025) sekitar pukul 06.00 WIB.

"Meninggal pada pukul 06.00 pagi,” ujar Alvian, kuasa hukum keluarga, melalui keterangan yang disampaikan kepada media.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, membenarkan kabar duka tersebut. “Ya, saya tahu tadi pagi dari staf saya,” ujarnya singkat.

Keluarga menyampaikan bahwa MH meninggal dunia di ruang ICU setelah beberapa hari berada dalam kondisi kritis.

Kakak korban, Rizky, mengungkapkan bahwa adiknya sudah beberapa kali mengalami tindakan tidak menyenangkan sejak awal masuk sekolah. Namun MH baru berani bercerita setelah mengalami sakit hebat pasca insiden pada 20 Oktober.

“Sejak MPLS sudah mulai diganggu. Yang paling parah itu kejadian tanggal 20 Oktober, kepalanya dipukul pakai kursi,” kata Rizky.

 

 

Kondisi Kian Memburuk Sebelum Akhirnya Dirawat Intensif

Ilustrasi bully, perundungan. (Photo Copyright by Freepik)

Keesokan harinya, Selasa 21 Oktober, MH mulai mengeluh sakit kepala hebat. Saat kondisi semakin memburuk, ia akhirnya menceritakan bahwa perundungan yang dialami bukan hanya pukulan, tetapi juga tendangan dan kekerasan fisik lainnya.

“Dia baru ngomong setelah kondisinya makin parah. Sebelumnya dia selalu diam, mungkin takut. Baru kali itu dia cerita semuanya,” jelasnya.

MH sempat diperiksa di sebuah rumah sakit swasta di Tangerang Selatan, namun kondisinya terus menurun.

Tubuhnya melemah, penglihatan kabur, sering pingsan, serta kehilangan selera makan.

Melihat situasi semakin serius, keluarga merujuk MH ke RS Fatmawati pada 9 November 2025. Dua hari kemudian, MH dipindahkan ke ruang ICU dan harus menjalani intubasi hingga akhirnya meninggal dunia.

 

INFOGRAFIS: 6 Tips Lindungi Diri dari Pelecehan Seksual (Liputan6.com / Abdillah)

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya