Lebih Dekat dengan Blind Spot Monitoring System untuk Keselamatan Berkendara

Blind spot Monitoring System (BMS) merupakan salah satu fitur keselamatan modern yang dapat mendeteksi kendaraan lain pada titik buta.

oleh Azkal Azkia NurrohmatDiterbitkan 16 November 2025, 20:04 WIB
Blind Spot Monitoring System berguna untuk mendeteksi kendaraan lain yang berada di titik buta (Auto2000)

Liputan6.com, Jakarta - Blind spot Monitoring System (BMS) merupakan salah satu fitur keselamatan modern yang dirancang sebagai pembantu pengemudi dalam mendeteksi kendaraan yang berada di titik buta (Blind spot).

Dilansir dari Auto2000, sistem ini bekerja menggunakan sensor yang terpasang di bagian samping dan belakang kendaraan.

Hal itu digunakan untuk memberikan peringatan visual atau suara ketika terdapat kendaraan lain di sekitar area tersebut. 

Alih-alih bingung seperti apa sistem Blind spot Monitoring System ini, berikut adalah penjelasannya.

Blind spot Monitoring System (BMS) merupakan fitur keselamatan yang membantu pengemudi melihat area yang tidak mampu dijangkau oleh pandangan.

Sensor ini dapat ditemui pada kaca spion, yang di sana terdapat icon dengan dua mobil. 

Ketika sensor menangkap adanya kendaraan lain di sekeliling mobil, maka icon akan berkedip untuk memberikan tanda kepada pengemudi. 

Saat icon tersebut berkedip, maka pengemudi dapat menjauh atau berhati-hati dari kendaraan yang berada di area titik buta.

Bagaimana Cara Kerja Blind Spot Monitoring System?

Fitur Blind spot Monitoring System bekerja secara otomatis menggunakan sensor canggih untuk membantu pengemudi tetap aman terhadap risiko kecelakaan di jalan.

1. Sensor Mendeteksi Kendaraan di Area Blind Spot

Sensor yang dipasang pada bumper belakang atau bagian bawah spion akan mendeteksi keberadaan kendaraan lain samping maupun belakang mobil.

Menariknya, sensor ini bekerja secara terus-menerus bahkan saat mobil terparkir.

2. Sistem Memberikan Peringatan Audio dan Visual

Ketika sensor mendeteksi kendaraan lain yang melintas di area sekitar titik buta, sistem ini akan memberikan peringatan berupa ikon menyala di spion atau berupa alarm peringatan. 

Hal ini membantu pengemudi dalam melakukan perpindahan jalur yang salah dan menjaga kondisi tetap aman di lalu lintas yang padat.

3. Integrasi dengan Fitur Keselamatan Lain

Pada beberapa jenis mobil, Blind spot Monitoring System dapat terhubung dengan fitur Rear Cross traffic Alert yang membantu saat keluar dari tempat parkir. 

Sistem ini mendeteksi kendaraan yang melintas di belakang mobil, sehingga pengemudi dapat mengambil keputusan dengan aman. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya