Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan solusi ESG berbasis dampak, UD IMPACT, sukses menghelat ajang “MAJU:ON Hackathon 2025”. Acara yang berlangsung pada 7-8 November lalu di Hotel The Ritz-Carlton Mega Kuningan, Jakarta, ini menjadi wadah bagi lebih dari 100 wirausahawan muda untuk berkompetisi menciptakan inovasi di bidang lingkungan dan energi.
CEO UD IMPACT Kim Jeongheon menjelaskan, proyek “MAJU:ON” sendiri merupakan program kewirausahaan muda yang digagas oleh UD IMPACT dan didukung penuh oleh SK Innovation E&S. Program ini secara khusus dirancang untuk mendorong terciptanya solusi berkelanjutan di Indonesia.
Advertisement
“MAJU:ON secara sistematis mendukung pengembangan mahasiswa dan wirausahawan tahap awal di Indonesia,” jelas dia dikutip Jumat (14/11/2025).
Untuk menjangkau talenta terbaik, program ini dijalankan melalui kolaborasi strategis dengan delapan universitas terkemuka di Indonesia. Daftar mitra kampus tersebut meliputi Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas Maret (UNS), Telkom University (TELKOM), Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Universitas Negeri Semarang (UNNES), dan Primakara University (PRIMAKARA).
Keberagaman latar belakang peserta terlihat jelas, dengan keikutsertaan tim mahasiswa dari universitas mitra serta tim startup awal dari berbagai wilayah di Indonesia. Mereka berkompetisi secara intensif selama dua hari penuh.
Kolaborasi 8 Universitas, MAJU:ON Hackathon 2025 Pacu Inovasi ESG di Indonesia
Pada hari pertama acara, pembukaan dihadiri oleh Direktur Perencanaan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Hariyanto.
Rangkaian program MAJU:ON tidak hanya berhenti pada hackathon. Untuk memastikan dampak yang berkelanjutan, para peserta mendapatkan pendampingan yang komprehensif.
Melalui berbagai tahapan seperti pelatihan, mentoring, hackathon, demo day, dan koneksi investasi, MAJU:ON menawarkan jalan yang terstruktur bagi calon pemimpin masa depan di sektor hijau. Pendekatan ini memungkinkan ide-ide mentah berkembang menjadi solusi yang siap diterapkan dan dilirik investor.
Dukungan dari SK Innovation E&S sebagai mitra strategis memperkuat fondasi program. Kolaborasi antara pelaku industri dan dunia pendidikan ini diharapkan dapat menjembatani kesenjangan antara inovasi akademis dengan kebutuhan pasar yang sesungguhnya.
Fokus pada bidang lingkungan dan energi juga sejalan dengan tantangan global dan komitmen Indonesia dalam mencapai target pembangunan berkelanjutan.
Siapkan Generasi Hijau
Keberhasilan MAJU:ON Hackathon 2025 menandai sebuah langkah penting dalam membangun ekosistem kewirausahaan yang berkelanjutan di Indonesia. Program ini menjadi bukti nyata meningkatnya kesadaran dan minat generasi muda terhadap isu-isu lingkungan dan ESG (Environmental, Social, and Governance).
Partisipasi ratusan wirausahawan muda yang antusias menunjukkan adanya potensi besar yang siap digali. Inisiatif semacam ini dinilai krusial untuk mempersiapkan talenta-talenta yang akan berkontribusi pada transisi energi dan ekonomi hijau di Indonesia.
Dengan adanya koneksi investasi yang disediakan, diharapkan startup-startup yang lahir dari ajang ini tidak hanya berhenti di tingkat ide, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata. Dukungan berkelanjutan dari berbagai pihak, termasuk korporasi dan institusi pendidikan, akan menjadi kunci kesuksesan jangka panjang dalam menumbuhkan wirausaha-wirausaha hijau baru di tanah air.