Siswi SMA di Tangerang Hilang Sepekan, Motornya Ditemukan di Stasiun

Diduga G memarkirkan dan meninggalkan motornya di Stasiun Tangerang.

oleh Pramita TristiawatiDiterbitkan 12 November 2025, 18:01 WIB
Ilustrasi orang hilang IFCN (Liputan6.com/Triyasni)

Liputan6.com, Jakarta - Ayah MG (16), Yohannes menuturkan, bila sebelum menghilang, putrinya diduga mengendarai motor dari sekolahnya menuju Stasiun Tangerang pada Rabu, 5 November 2025.

"Biasanya antar jemput oleh mamahnya, tapi karena mamahnya bekerja, jadi baru beberapa hari membawa motor sendiri, karena G juga harus berangkat les sepulang sekolah," ungkap Yohannes, Rabu (12/11/2025).

Makanya, sebelum menghilang, diduga, G memarkirkan dan meninggalkan motornya di Stasiun Tangerang.

"Motornya ada di Stasiun Tangerang, kemungkinan naik KRL," kata Yohanes.

Dirinya dan sang istri sudah bolak balik ke sekolah untuk meminta keterangan guru, kawan dan petugas keamanan, yang berinteraksi atau melihat G terakhir kali sebelum menghilang. Dengan berharap, bisa menemukan keberadan anak gadisnya itu secepatnya.

Kini, Yohanes mengaku, pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penyelidikan kepada Polres Metro Tangerang. Berharap G ditemukan secepatnya, tanpa kurang apapun.

"Kami percayakan kepada polisi, bisa segera ditemukan. Saat ini istri saya dan petugas PPA (Polres Metro Tangerang) terus melakukan pencarian,"katanya.

Sebab, sebelum meninggalkan rumah, G tidak ada masalah sama sekali. Setiap Sabtu ibadah, Minggu bersama keluarga, sebelum akhirnya beraktifitas sekolah seperti biasa.

 

Terakhir Terlacak di Manggarai

Polisi masih terus mencari keberadaan MG (16), siswi SMA Strada St Thomas Aquino, yang sudah hilang sepekan tak pulang ke rumah.

"Kemarin memang handphonenya hidup, terus sekarang mah mati. Sekarang lagi dilidik, info terakhir dapatnya di Manggarai,"ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, Kompol Awaludin Kanur, Rabu (12/11/2025).

Untuk itu, kepolisian terus melakukan penyidikan ke daerah titik terakhir didapatkan posisi MG. Termasuk dengan siapa dia berada di sana.

"Sekarang lagi coba dicari, dilidik kesana,"ujarnya.

Seperti diketahui, Polres Metro Tangerang Kota mencari keberadaan siswi SMA Strada St Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, berinisial MG (16). Remaja itu hilang tanpa jejak selama sepekan.

"Ya, langkah awal kita lakukan pengumpulan data. Kebetulan ini kan anak sekolahnya masih aktif dan mengumpulkan informasi orang tua," kata Kompol Awaludin Tanur.

 

Dibawa Kabur Pria Misterius

Polres Metro Tangerang Kota mencari keberadaan siswi SMA Strada St Thomas Aquino, Karawaci, Kota Tangerang, Banten, berinisial MG (16). Remaja itu hilang tanpa jejak selama sepekan.

"Ya, langkah awal kita lakukan pengumpulan data. Kebetulan ini kan anak sekolahnya masih aktif dan mengumpulkan informasi orang tua," kata Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Awaludin Tanur di Tangerang, Rabu (12/11/2025).

Saat ini aparat Kepolisian tengah melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan korban yang sebelumnya dilaporkan hilang sejak satu pekan lalu.

"Karena memang untuk percepatan pencarian kita segera lakukan lidik di lapangan. Dan tim lagi turun di lapangan saat ini juga," ujarnya.

Sebagai mempercepat proses penyelidikan untuk pencarian siswi SMA ini, maka pihaknya juga telah memeriksa sejumlah saksi baik dari orang tua hingga sekolah.

"Untuk pemeriksaan terus kita lakukan hingga kini, Biar nanti kita kumpulkan data-data itu," ucapnya.

Disinggung isu keterlibatan jaringan kejahatan terorganisir atau penculikan pada kasus kehilangan siswi ini, Awaludin tidak mau berspekulasi dalam dugaan tersebut.

Namun, ditegaskannya, jajarannya kini tengah fokus menyelidiki keberadaan siswi SMA itu.

"Belum-belum. Karena kalau penculikan biasanya ada yang diinginkan dari pelaku. Kalau saat ini kan belum ada informasi itu, tapi kita nanti dalami," ungkap dia.

Sementara, orang tua MG, Yohanes Hany mengatakan, anaknya dilaporkan hilang sejak Rabu (5/11) dan hingga kini belum diketahui keberadaanya.

"Sejak Rabu 05 Noveber 2025 anak kami tidak pulang, dilarikan oleh laki-laki yang terduga juga otak kejahatan terorganisir," tuturnya.

Yohanes menduga, kehilanannya MB ada keterlibatan jaringan kejahatan terorganisir atau penculikan oleh seorang laki-laki tak dikenal.

"Nomor HP sudah tidak aktif sehingga tidak bisa dilacak oleh kami," ucapnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya