Cerita Musdalifah Basri Selamatkan Rumah Ortu Hampir Dilelang Usai 17 Tahun Jadi Jaminan Utang Sang Paman

Setelah 17 tahun terancam dilelang, Musdalifah Basri berhasil menebus sertifikat rumah orang tuanya.

oleh Aisyah Ichsani MaulidaDiterbitkan 12 November 2025, 14:45 WIB
Musdalifah Basri cerita perjuangan menyelamatkan rumah orang tuanya. (Dok. YouTube/SCTV)

Liputan6.com, Jakarta - Komika Musdalifah Basri kini menarik perhatian publik setelah membagikan cerita mengenai usahanya untuk menyelamatkan rumah peninggalan orang tuanya yang hampir dilelang oleh bank. Rumah tersebut awalnya dipinjam oleh sang paman sekitar 17 tahun yang lalu sebagai jaminan pinjaman, tetapi hingga saat ini utang tersebut tidak pernah dilunasi.

Musdalifah mengatakan bahwa ia sangat terkejut ketika mengetahui nasib sertifikat rumah orang tuanya di bank. Ia tidak menyangka rumah yang menjadi tempat kenangan bagi keluarganya dapat terancam hilang akibat tindakan pamannya.

“Itu pinjaman om sebenarnya, tapi yang dikorbankan rumah orang tuaku. Nyesek banget karena bukan orang tua yang berutang,” dilansir dari tayangan Hot Shot yang dibagikan kanal Youtube SCTV, Selasa, (11/11/2025).

Permasalahan ini telah berjalan cukup lama. Sejak ayahnya meninggal, Musdalifah dan keluarganya berusaha mengingatkan pamannya untuk melunasi utang tersebut, tetapi tidak berhasil.


Keputusan Berat

Setelah melalui pertimbangan panjang bersama anggota keluarganya, Musdalifah akhirnya mengambil keputusan untuk menebus rumah tersebut menggunakan uangnya sendiri. Ia mengaku sempat bimbang karena jumlah yang harus dibayarkan cukup besar. 

“Udah dari setahun ini kecewa banget. Makan nggak enak, tidur nggak enak. Ada rasa ikhlas nggak ikhlas tapi demi orang tua harus dibantu,” ujarnya.


Warisan dan Tanggung Jawab

Bagi Musdalifah, perjuangan ini bukan sekadar soal uang melainkan juga bentuk tanggung jawab dan penghormatan kepada kedua orang tuanya. Ia merasa perlu menjaga rumah tersebut sebagai simbol keluarga dan kenangan yang berharga. “Saat ayah meninggal tahun 2023, aku udah ingetin. Terus di tahun 2025 Februari aku ingetin lagi tapi masih belum dibayar,” ujarnya.

Musdalifah juga menegaskan pembagian warisan belum bisa dilakukan sebelum urusan pinjaman pamannya benar-benar selesai. “Ahli waris anak Bapak Mama ada tujuh orang. Nanti kalau urusan utang ini udah selesai baru kita bahas warisan,” tambahnya.


Rasa Syukur dan Doa Masa Depan

Setelah satu minggu menjalani proses yang penuh tantangan, Musdalifah akhirnya memberikan kabar bahagia bahwa rumah peninggalan orang tuanya berhasil diselamatkan dari proses lelang. Dalam unggahan Instagram pribadinya, Musdalifah menyampaikan pesan menyentuh untuk kedua orang tuanya yang telah tiada. “Mama Bapak, tenang miki disana nah, sudah ku laksanakan mi pesan terakhir ta buat perjuangkan itu rumah, husnul khotimah ki pak Mak.”

Meskipun merasa kecewa, ia memilih untuk memaafkan sang paman dan terus memberikannya dukungan. “Semoga rezekinya dilancarkan biar bisa bayar utangnya ke saya,” ujarnya. 

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya