Top 3 News: Depan Anak Riza Chalid, Eks Direktur Pertamina Patra Niaga Ini Beberkan soal Blending BBM

Eks Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga, Edward Adolof Kawi membeberkan seluruh proses pencampuran atau blending bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pihaknya. Itulah top 3 news hari ini.

oleh Devira PrastiwiFauzanMuhammad Radityo PriyasmoroLizsa EgehamDiterbitkan 12 November 2025, 10:00 WIB
Persidangan Anak Riza Chalid di Kasus Korupsi Minyak (Dok: Antara)

Liputan6.com, Jakarta - Eks Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga, Edward Adolof Kawi membeberkan seluruh proses pencampuran atau blending bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pihaknya. Itulah top 3 news hari ini.

Hal ini disampaikannya saat saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina dengan terdakwa sekaligus beneficial ownership PT Tangki Merak dan PT OTM, Muhammad Kerry Adrianto Riza, yang juga merupakan anak dari Riza Chalid.

Awalnya, Kerry menanyakan pada Edward soal istilah oplosan BBM yang ramai dibicarakan publik, di mana disebut bisa merusak mobil. Mendengar hal tersebut, Edward mengklaim proses blending BBM tersebut aman dan sesuai prosedur.

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra mengatakan, orang tua Reynhard Sinaga mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto yang berisi permintaan agar anaknya dipulangkan ke Indonesia.

Namun, kata Yusril, pemerintah belum membahas soal pemulangan terpidana kasus pemerkosaan sesama jenis itu ke Indonesia. Adapun Reynhard Sinaga saat ini ditahan di penjara Inggris atas kasus yang menjeratnya.

Yusril menyebut kementeriannya akan membahas soal permintaan orang tua Reynhard Sinaga agar anakanya dipulangkan ke Indonesia. Dia juga akan menyampaikan sejumlah pertimbangan kepada Presiden Prabowo untuk memutuskan.

Berita terpopuler lainnya di kanal News Liputan6.com adalah terkait fakta baru terungkap di balik kasus penculikan Bilqis (4), yang dijual hingga ke kawasan Suku Anak Dalam di pedalaman Jambi.

Pelaku utama, Sri Yuliana alias Ana (30), ternyata tidak hanya menjual Bilqis. Dia diduga pernah menjual tiga dari lima anak kandungnya sendiri.

Dugaan mengejutkan ini diungkapkan oleh salah satu anak Sri Yuliana yang kini berada di rumah aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar. Kasus tersebut kini tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Berikut deretan berita terpopuler di kanal News Liputan6.com sepanjang Selasa 11 November 2025:

1. Depan Anak Riza Chalid, Eks Direktur Pertamina Patra Niaga Ini Beberkan soal Blending BBM

Mantan Direktur Rekayasa Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga, Edward Adolf Kawi bersaksi dalam sidang perkara dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina dengan terdakwa Muhammad Kerry Adrianto Riza. (Istimewa)

Eks Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat PT Pertamina Patra Niaga, Edward Adolof Kawi membeberkan seluruh proses pencampuran atau blending bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pihaknya.

Hal ini disampaikannya saat saksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina dengan terdakwa sekaligus beneficial ownership PT Tangki Merak dan PT OTM, Muhammad Kerry Adrianto Riza, yang juga merupakan anak dari Riza Chalid.

Awalnya, Kerry menanyakan pada Edward soal istilah oplosan BBM yang ramai dibicarakan publik, di mana disebut bisa merusak mobil.

Mendengar hal tersebut, Edward mengklaim proses blending BBM tersebut aman dan sesuai prosedur.

"Kalau yang dilakukan di terminal Patra Niaga, baik milik maupun sewa, kami sudah melakukan prosedur quality control. Kami menjamin," jawab Edward di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin malam 10 November 2025.

 

Selengkapnya...

2. Yusril Benarkan Orang Tua Reynhard Sinaga Surati Prabowo, Ini Isinya

Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra mengatakan, orang tua Reynhard Sinaga mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto yang berisi permintaan agar anaknya dipulangkan ke Indonesia.

Namun, kata Yusril, pemerintah belum membahas soal pemulangan terpidana kasus pemerkosaan sesama jenis itu ke Indonesia. Adapun Reynhard Sinaga saat ini ditahan di penjara Inggris atas kasus yang menjeratnya.

"Iya orang tuanya (Reynhard) kirim surat tapi kita belum bahas sama sekali," kata Yusril kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 10 November 2025.

"Suratnya kan ditujukan ke Presiden," sambungnya.

 

Selengkapnya...

3. Fakta Baru, Otak Penculikan Bocah Bilqis Diduga Pernah Jual Tiga Anak Kandungnya

Sri Yuliana alias Ana, Otak Penculikan Bayi Bilqis (Foto: Fauzan/Liputan6.com)

Fakta baru terungkap di balik kasus penculikan Bilqis (4), yang dijual hingga ke kawasan Suku Anak Dalam di pedalaman Jambi.

Pelaku utama, Sri Yuliana alias Ana (30), ternyata tidak hanya menjual Bilqis. Dia diduga pernah menjual tiga dari lima anak kandungnya sendiri.

Dugaan mengejutkan ini diungkapkan oleh salah satu anak Sri Yuliana yang kini berada di rumah aman Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Makassar. Kasus tersebut kini tengah diselidiki lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Kepala DP3A Kota Makassar, drg. Ita Isdiana Anwar, membenarkan informasi tersebut. Ia menjelaskan bahwa Sri Yuliana memiliki lima anak kandung, di mana dua anak kini berada di rumah aman, sementara tiga lainnya diduga telah dijual.

"Informasi ini dari anaknya sendiri. Yang bersama kami sekarang ada dua, berusia 9 tahun dan 5 tahun. Si kakak bilang, tiga adiknya sudah dijual oleh ibunya," kata Ita kepada Liputan6.com, Selasa malam 11 November 2025.

 

Selengkapnya...

Infografis Tragedi Kemanusiaan 3.000 Lebih Anak Meninggal di Gaza. (Liputan6.com/Abdillah)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya