Yusril Benarkan Orang Tua Reynhard Sinaga Surati Prabowo, Ini Isinya

Surat dari orang tua Reynhard Sinaga yang meminta pemulangan anaknya ke Indonesia telah diterima Presiden Prabowo.

oleh Lizsa EgehamDiterbitkan 11 November 2025, 11:05 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra

Liputan6.com, Jakarta Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra mengatakan, orang tua Reynhard Sinaga mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto yang berisi permintaan agar anaknya dipulangkan ke Indonesia.

Namun, kata Yusril, pemerintah belum membahas soal pemulangan terpidana kasus pemerkosaan sesama jenis itu ke Indonesia. Adapun Reynhard Sinaga saat ini ditahan di penjara Inggris atas kasus yang menjeratnya.

"Iya orang tuanya (Reynhard) kirim surat tapi kita belum bahas sama sekali," kata Yusril kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin 10 November 2025.

"Suratnya kan ditujukan ke Presiden," sambungnya.

Yusril menyebut kementeriannya akan membahas soal permintaan orang tua Reynhard Sinaga agar anakanya dipulangkan ke Indonesia. Dia juga akan menyampaikan sejumlah pertimbangan kepada Presiden Prabowo untuk memutuskan.

"Kami tentu akan berikan telaahan dan pertimbangan-pertimbangan yang nanti akan disampaikan ke Pak Presiden," jelas Yusril.

Pemerintah Upayakan Pemulangan Terpidana Mati Reynhard Sinaga

Sebelumnya, pemerintah tengah mengupayakan pemulangan terpidana kasus pemerkosaan sesama jenis, Reynhard Sinaga yang saat ini ditahan di penjara Inggris.

Hal tersebut diungkapkan Ahmad Usmarwi Kaffah Staf Khusus Bidang Hubungan Internasional Kemenko Kumham Imipas.

"Yang paling dekat ingin kami lakukan saat ini adalah mengembalikan tahanan kami di Inggris yang merupakan tahanan kasus mahabesar kalau menurut Pemerintah Inggris saat itu, Reyhard Sinaga," kata Usmarwi di Bandara Soekarno-Hatta, Selasa (4/2/2025).

Usmarwi juga mengungkapkan, Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar Inggris akan melakukan negosiasi dalam waktu dekat terkait pemulangan Reynhard ke Indonesia.

"Kami akan berusaha sekuat tenaga untuk mengembalikan yang bersangkutan," katanya.

Usmarwi juga mengungkapkan, pihaknya telah menemui orang tua Reynhard Sinaga, untuk menanyakan kemungkinan jika yang bersangkutan bisa dipulangkan. Hasilnya, orang tua Reynhard sangat ingin bertemu dengan anaknya tersebut.

"Ternyata mereka menangis dan ingin anaknya kembali karena sampai saat ini mereka tidak mendengar dan tidak bisa berkomunikasi dengan anaknya karena tertutup sekali penjara di Inggris itu," ungkapnya.

Usmarwi juga mengatakan, proses yang dilakukan untuk memulangkan Reynhard, akan berbeda dengan yang dilakukan dengan Prancis dan Filipina, yakni pemulangan tahanan. Namun, akan dilakukan pertukaran tahanan.

"Permintaan dari orang tua itu juga yang memperkuat kami untuk melakukan repatriasi. Tapi proses di sini bukan transfer of prisoners tetapi prisoners exchange atau pertukaran narapidana itu yang kami inginkan saat ini," ujarnya.

Reynhard Sinaga Alami Tekanan Psikis di Penjara Inggris

Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) menyebut pihaknya sudah memonitor pemberitaan mengenai adanya laporan kekerasan yang diterima oleh tersangka kasus predator seks Reynhard Sinaga yang viral di media sosial. 

"Kemlu RI dan KBRI London sudah memonitor pemberitaan mengenai adanya kekerasan yang diterima saudara RS di penjara West Yorkshire, Inggris," kata Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI Judha Nugraha pada Selasa (23/12/2024). 

Judha Nugraha juga mengatakan bahwa pihak KBRI sudah menjalin kontak baik dengan RS secara langsung maupun dengan pihak otoritas penjara di Inggris.

"Jadi disampaikan saat ini bahwa kondisi RS secara umum kondisinya baik memang mengalami tekanan psikis terkait dengan kasus pembully-an," kata Judha Nugraha.

"Namun, terkait dengan kekerasan yang diterima pada Juli 2024 tidak ada. Yang terjadi adalah kekerasan pada Juli 2023. Bukan 2024."

"Jadi tidak ada yang 2024. Pihak penjara pun saat ini lakukan welfare check terhadap RS di penjara dan meminta RS bisa hubungi keluarganya. Dan RS sudah melakukannya dua kali ke Indonesia."

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya