Manuver Antonio Conte: Ruang Ganti Napoli Pecah, Bakal 'Curhat' Langsung ke Presiden De Laurentiis

Napoli diguncang krisis setelah gagal menang di tiga laga beruntun. Antonio Conte dikabarkan akan bertemu Aurelio De Laurentiis untuk bahas masa depan klub di tengah konflik ruang ganti yang memanas.

oleh Asad ArifinDiterbitkan 10 November 2025, 19:35 WIB
Kevin De Bruyne dan Antonio Conte saat Napoli kalah 2-6 dari PSV di ajang Liga Champions. (NICOLAS TUCAT / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Napoli tengah berada dalam periode sulit yang mengguncang stabilitas ruang ganti. Setelah gagal menang dan bahkan tak mencetak gol dalam tiga laga terakhir di semua ajang, suasana di skuad Partenopei dikabarkan mulai retak.

Hasil buruk tersebut membuat pelatih Antonio Conte disebut meminta pertemuan langsung dengan presiden klub, Aurelio De Laurentiis, untuk membahas kondisi tim yang kian mengkhawatirkan.

Meskipun Napoli masih bersaing di papan atas Serie A dan hanya terpaut dua poin dari duo pemuncak, AS Roma dan Inter Milan, performa mereka dalam beberapa pekan terakhir jauh dari ekspektasi.

Conte disebut kecewa berat karena tidak melihat 'energi positif' di ruang ganti, sesuatu yang menjadi fondasi utama tim pada musim sebelumnya.

Menurut laporan Il Mattino, Conte telah berbicara dengan De Laurentiis pada hari Minggu dan pertemuan resmi dijadwalkan berlangsung pada pertengahan pekan, antara Selasa atau Rabu. Pembicaraan itu diyakini akan menjadi momen krusial untuk menentukan arah tim di tengah fase sulit ini.


Conte dan De Laurentiis Akan Bahas Masa Depan Napoli

Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis, melambaikan tangan di depan upacara penyerahan trofi untuk Juara Italia setelah pertandingan Serie A Italia antara Napoli dan Cagliari di stadion Diego Armando Maradona di Naples, Sabtu dini hari WIB (24-5-2025). (Carlo Hermann/AFP)

Antonio Conte dan Aurelio De Laurentiis dikabarkan akan bertemu minggu ini untuk menganalisis performa buruk Napoli, yang berpuncak pada kekalahan 0-2 dari Bologna.

Menurut laporan Il Mattino dan jurnalis Matteo Moretto, pertemuan tersebut digelar untuk memahami bagaimana dan apakah akan melanjutkan bersama serta menganalisis setiap aspek dari momen sensitif ini secara detail.

Kendati hasil negatif terus menghantui, De Laurentiis dikabarkan masih mempercayai Conte sepenuhnya. Namun, sang pelatih ingin kembali merasa memegang kendali penuh atas tim, seperti yang ia lakukan musim lalu saat Napoli tampil solid.

Conte tidak memiliki niat untuk mengundurkan diri, tetapi ia menuntut tanggung jawab kolektif agar tim bisa kembali menemukan semangat juangnya.


Kata-Kata Pedas Conte Guncang Ruang Ganti

Pelatih Napoli, Antonio Conte, saat pertandingan Italian Serie A melawan Inter Milan di Naples, Italia, Sabtu, 25 Oktober 2025. (Alessandro Garofalo/LaPresse via AP)   

Situasi semakin memanas setelah laporan La Repubblica mengungkapkan adanya konfrontasi keras di ruang ganti usai kekalahan dari Bologna. Antonio Conte melontarkan kata-kata keras kepada para pemain Napoli, terutama para pemimpin ruang ganti.

Rasa frustrasi Conte juga terlihat jelas dalam konferensi pers pasca-pertandingan. Ia tidak menutupi kemarahannya terhadap performa tim, sekaligus mengakui tanggung jawab pribadi atas situasi yang terjadi.

“Kita harus melakukan sesuatu. Saya tidak ingin menemani ‘orang mati’; ini harus jelas. Jika kita ingin melakukan sesuatu bersama, tidak masalah; jika tidak, kita semua harus bertanggung jawab. Saya selalu melakukannya,” ujar Conte.

Sumber: Football Italia


Klasemen Serie A 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya