Diikuti 3.000 Peserta dari 8 Negara, KONI Sambut Baik IDoT 2025

IDoT 2025 akan digelar di Jakarta. KONI menyambut baik melihat ada 3.000 peserta yang ikutan.

oleh ThomasDiterbitkan 10 November 2025, 12:43 WIB
Ilustrasi turnamen domino (Foto: Yoseph Ikanubun/Liputan6.com)

Liputan6.com, Jakarta- Turnamen domino terbesar di Tanah Air, Indonesia Domino Tournament 2025 (IDoT 2025), akan berlangsung di Jakarta pada 15 November 2025. Kompetisi ini bakal dihelat di Parkir Timur Senayan, Gelora Bung Karno (GBK).

IDoT 2025 digelar oleh Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) dan didukung oleh Higgs Games Island (HGI). Akan ada 3.000 atlet domino yang ikut serta. Peserta tak cuma dari berbagai daerah di Indonesia tapi juga ada perwakilan dari delapan negara.

Pengamat olahraga Kesit Budi Handoyo menilai, penyelenggaraan IDoT 2025 menjadi bukti bahwa domino memiliki potensi besar sebagai olahraga berbasis budaya yang bisa memperkuat ekosistem sportainment nasional.

“Turnamen seperti Indonesia Domino Tournament 2025 ini sangat penting. Ini menjadi ajang pemersatu sekaligus pembuktian bahwa domino bisa dikelola secara profesional dan sportif. Dengan digelar di Kompleks GBK, event ini menunjukkan keseriusan panitia dan komunitas dalam mengangkat domino ke level yang lebih tinggi,” ujar Kesit.

Senada, Sekretaris Jenderal KONI Pusat, Ade Lukman Djajadikusuma, menyampaikan bahwa potensi domino sebagai olahraga prestasi cukup terbuka, asalkan PORDI sebagai organisasi induknya memiliki roadmap pembinaan yang jelas dan berorientasi pada pengembangan atlet.

“Domino termasuk olahraga masyarakat yang punya potensi berkembang. Kalau masuk kategori table sport dan memiliki pembinaan yang terarah, tentu bisa dipertimbangkan menjadi cabang olahraga prestasi,” tegas Ade.


Menuju Pengakuan Resmi

IDoT 2025 menjadi momentum penting menuju pengakuan domino sebagai cabang olahraga resmi.

“Domino bukan sekadar permainan, tapi olahraga pikiran yang mengasah strategi, konsentrasi, dan kerja sama. Kami ingin membawa domino ke level olahraga prestasi yang sejajar dengancabang mind sport lainnya,” kata Ketua Umum PORDI, Andi Jamaro Dulung.

Melalui IDoT 2025, domino bukan hanya tampil sebagai hiburan, tetapi sebagai olahraga pikiran yang membangun karakter, budaya, dan kebanggaan bangsa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya