Kisah Lynea, Wanita di California yang Menampung 1.100 Ekor Kucing

Terkadang memelihara seekor kucing membuat pengeluaran menjadi bertambah, lantas bagaimana dengan 1.100 ekor kucing yang tinggal bersama wanita di California ini?

oleh Fanny MarizkaDiterbitkan 11 November 2025, 19:30 WIB
desain rumah kucing (ilustrasi by qwen.ai)

Liputan6.com, Washington, D.C - Bagi seseorang yang memiliki hewan peliharaan seperti kucing, hidup bersama dengan puluhan hingga ratusan memberikan kehidupan yang luar biasa, meski sifat hewan satu ini sulit untuk mematuhi pemiliknya.

Namun, mimpi untuk mewujudkan kehidupan penuh kucing itu menjadi kenyataan bagi Lynea Lattanzio di Amerika Serikat.

Bermula dari ayah Lattanzio yang meminta bantuan putrinya untuk mencari kucing baru pada 1992, yang akhirnya ia mendapatkan 15 anak kucing untuk dibawa pulang dan tinggal bersama, dilansir dari Independent, Selasa (11/11/2025).

Sejak saat itu, rumahnya menjadi tempat perlindungan untuk banyak kucing yang terlantar, liar, dan membutuhkan perawatan akan datang kepadanya.

Seiring waktu berjalan, ia dikelilingi lebih dari 1.100 kucing yang setia bermain dengannya. Jumlah dari kucing liar yang datang pun semakin bertambah hingga menerima 28.000 kucing sebagai rekor tertinggi.

Meski menantang, Lattanzio tetap teguh dalam misinya dan memastikan semua kucing mendapatkan perhatian, makanan, dan kasih sayang yang layak. Tidak hanya itu, lingkungan tempat tinggal yang seluas 12 hektar di California ini menjadi tempat berkeliaran bebas untuk mereka.

Kucing-kucing yang bermain di properti seluas 4.200 kaki persegi tetap tidak membuatnya marah, justru ia memberikan kamar tidurnya dan pindah ke rumah mobil yang dirancang untuk bisa ditinggali.

Hingga nama tempat perlindungan khusus kucing itu dinamai 'The Cat House on the Kings,' yang menjadi rumah bagi 800 kucing dewasa dan 300 anak kucing.

 

 

 

Surga bagi Kucing

Transformasi kucing (Sumber: Twitter/kochengfess)

Biaya yang diperlukan per tahun untuk jumlah kucing sebanyak itu menghabiskan 1,6 juta dolar AS (sekitar Rp25 miliar). Kebutuhan yang digunakan untuk mendukung kehidupan mereka meliputi makanan, staf, fasilitas kesehatan, kandang, dan perawatan.

Lattanzio sendiri tidak menyangka jika dirinya mampu merawat ratusan hingga puluhan ribu kucing, di mana hampir seluruh kebutuhan hewan tersebut menjadi prioritasnya dibandingkan kebutuhan pribadi.

"Ketika saya pertama kali memulai usaha ini, saya sudah mengorbankan biaya dari kantong pribadi selama 7 tahun. Tidak hanya itu, saya menghabiskan masa pensiun dengan menjual mobil hingga cincin kawin untuk memenuhi kebutuhan yang kurang," jelasnya.

Demi menjaga kenyamanan kucing-kucing miliknya, ia melengkapi fasilitas tambahan berupa ruang karantina bagi kucing senior maupun anak kucing. 

Meski harus mengorbankan banyak hal hingga kenyamananya penuh dengan kehadiran hewan lucu ini, Lattanzio selalu memastikan agar mereka mendapatkan kehidupan yang layak dan juga mencari kesempatan untuk menemukan rumah baru bagi sekitar 500 kucing siap diadopsi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya