Indonesia Rebut Emas Pertama di Islamic Solidarity Games 2025, Muhammad Husni Langsung Hattrick Medali

Indonesia langsung mendapatkan tiga medali emas di Islamic Solidarity Games 2025 berkat kegemilangan Muhammad Husni.

oleh ThomasDiterbitkan 09 November 2025, 05:52 WIB
Muhammad Husni Langsung Hattrick Medali Emas di Islamic Solidarity Games 2025 (Dok NOC Indonesia)

Liputan6.com, Jakarta- Indonesia meraih medali emas pertamanya di Islamic Solidarity Games 2025 lewat lifter Muhammad Husni. Tak tanggung-tanggung, Husni langsung mencetak hattrick medali emas pada cabang olahraga angkat besi kelas 60kg putra, Sabtu (8/11/2025) waktu Bahrain.

Ketiga medali emas tersebut didapat Husni pada kategori angkatan snatch, clean and jerk, dan total. Tampil di Boulevard City Riyadh, atlet asal Lampung itu tampil percaya diri sejak awal.

Pada angkatan snatch, Husni mampu mengangkat beban seberat 129kg. Dia mengungguli jagoan tuan rumah tuan rumah Aqeel Aljasim (124kg) yang meraih perak, serta Burak Aykun dari Turki (119kg) yang merebut perunggu.

Penampilan impresifnya berlanjut di nomor clean and jerk di mana Husni mencatatkan 154kg dan menjadi angkatan terbaik di antara sembilan lifter yang berkompetisi. Medali perak diraih Burak Aykun (148kg) dan perunggu oleh atlet Mesir Elsayed Ali Elsayed Attia Elaraby (147kg).

Dengan total angkatan 283kg, Husni menegaskan dominasinya di kelas 60kg putra. Husni pun berhak membawa pulang tiga keping medali emas.

“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur bisa mempersembahkan emas pertama untuk Indonesia. Ini hasil kerja keras saya, pelatih, dan seluruh tim yang selalu mendukung. Terima kasih juga untuk masyarakat Indonesia, khususnya warga Lampung atas doa dan dukungannya. Semoga hasil ini bisa memotivasi teman-teman atlet lain untuk terus berjuang,” ujar Husni, lifter berusia 20 tahun itu usai pertandingan.


3 Perak dari Basilia

Muhammad Husni Langsung Hattrick Medali Emas di Islamic Solidarity Games 2025 (Dok NOC Indonesia)

Selain medali emas tiga buah dari Husni, angkat besi juga menambah perolehan medali Indonesia lewat tiga medali perak yang didapat Basilia Bamerop Ninggan yang turun di kelas 53kg putri.

Basilia menempati uruan kedua snatch dengan angkatan 75kg, medali emas snatch diraih wakil Turki Cansel Ozkan dengan 88kg, dan perunggu direbut Marija Akter Ekra asal Bangladesh lewat 72 kg.

Untuk angkatan clean and jerk, Basilia kembali berada di bawah Cansel Okan dengan angkatan 99kg. Di total angkatan, atlet asal Merauke kelahiran 2003 ini mencatatkan 174kg dan berada di bawah Cansel Okan yang punya angkatan 188kg.

Lanjut Baca:

Di ajang Islamic Solidarity Games 2025 ini, Tim Indonesia telah mengoleksi sembilan medali dari cabang angkat besi. Selain tiga emas yang disumbangkan oleh Husni, dan tiga perak dari Basilia, Tita Nurcahya Melyani sebelumnya juga lebih dulu meraih tiga medali perak di kelas 48kg putri untuk angkatan snatch, clean and jerk serta angkatan total. Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia, Endri Erawan, mengaku sangat bangga atas pencapaian angkat besi tersebut. Ia menilai performa atlet menjadi cerminan semangat dan mental juang Tim Indonesia di panggung internasional. “Husni, Basilia dan Tita membuktikan bahwa usia muda bukan halangan untuk berprestasi di level tertinggi. Tiga medali emas dan enam perak dari angkat besi hari ini kemenangan untuk Merah Putih. Tiga kali Indonesia Raya berkumandang di Riyadh. Capaian ini merupakan simbol kekuatan mental, disiplin, dan kerja keras atlet-atlet Tim Indonesia. Ini awal yang sangat positif bagi perjuangan Tim Indonesia di Riyadh,” ujar Endri. Indonesia total menurunkan 39 atlet dan ikut di tujuh cabang olahraga pada ISG 2025. Hingga Minggu (9/11/2025) pagi WIB, Indonesia menempati urutan dua klasemen. Hanya Turki yang lebih baik dari Indonesia.  

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya