Imbang Lawan Tottenham, Ruben Amorim Akui Manchester United Masih Punya Banyak Masalah

Ruben Amorim mengakui Manchester United masih menghadapi banyak masalah meski berhasil menahan imbang Tottenham Hotspur 2-2, Sabtu (8/11/2025) malam WIB. Laga di London itu seolah menunjukkan dua sisi dari performa Setan Merah yang belum konsisten.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 09 November 2025, 00:18 WIB
Pelatih kepala Manchester United, Ruben Amorim, bereaksi dalam pertandingan Liga Inggris melawan Tottenham Hotspur di London, Inggris, Sabtu (8/11/2025). (AP Photo/Ian Walton)

Liputan6.com, Jakarta Ruben Amorim mengakui Manchester United masih menghadapi banyak masalah meski berhasil menahan imbang Tottenham Hotspur 2-2, Sabtu (8/11/2025) malam WIB. Laga di London itu seolah menunjukkan dua sisi dari performa Setan Merah yang belum konsisten.

Pertandingan berlangsung dramatis dengan Matthijs de Ligt menjadi penyelamat di masa tambahan waktu. Gol sundulannya memastikan United membawa pulang satu poin setelah sempat tertinggal di menit akhir.

Kebangkitan ini memperpanjang catatan tak terkalahkan United menjadi lima laga beruntun. Namun, Amorim menilai hasil tersebut tidak cukup karena masih banyak hal yang perlu diperbaiki dari timnya.

Pelatih asal Portugal itu menekankan bahwa hasil akhir belum mencerminkan kondisi sebenarnya. Ia menilai tim masih dalam tahap awal pembangunan dan butuh waktu untuk mencapai stabilitas permainan.


United Masih Punya Banyak Masalah

Bryan Mbeumo (tengah) merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Tottenham Hotspur setelah menerima umpan manis rekan setimnya di MU, Amad Diallo, pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (8/11/2025) malam WIB. (Ben STANSALL / AFP)

Ruben Amorim menilai performa Manchester United masih jauh dari sempurna. Ia menegaskan timnya masih memiliki banyak kekurangan yang perlu dibenahi meski hasil belakangan terlihat positif.

Menurut Amorim, perjalanan United menuju level tertinggi masih panjang. Ia meminta semua pihak tidak terlena dengan tren positif karena peningkatan sesungguhnya masih terus berproses.

“Kami masih punya banyak masalah. Ini baru permulaan,” kata Amorim.

“Saya tahu kadang hasil pertandingan membuat orang berpikir kami sudah berkembang. Kami memang berkembang, tapi masih banyak yang harus dilakukan,” lanjutnya.


Tantangan di Tengah Pertandingan

Mathys Tel merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Manchester United pada lanjutan Liga Inggris 2025/2026, Sabtu (8/11/2025) malam WIB di Tottenham Hotspur Stadium. (Ben STANSALL / AFP)

Amorim juga menyoroti dinamika pertandingan yang membuat timnya kehilangan kendali di beberapa momen penting. Cedera dan pergantian pemain memengaruhi ritme permainan United.

Pelatih berusia 40 tahun itu menilai kehilangan Harry Maguire dan Benjamin Sesko membuat keseimbangan tim terganggu. Namun, ia tetap memuji semangat para pemain yang mampu menyamakan kedudukan di menit akhir.

“Pertandingan bisa dibagi menjadi dua bagian — sepuluh menit terakhir dan momen ketika kami harus menarik keluar Maguire, lalu kebobolan dua gol, kemudian kehilangan Ben,” ujar Amorim.

“Bisa bangkit dari situasi itu dan mencetak gol penyeimbang adalah hal yang bagus bagi kami,” imbuhnya.


Kurang Agresif di Momen Penting

Bek Manchester United asal Belanda #04, Matthijs de Ligt, mengoper bola selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Chelsea di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, pada 3 November 2024. (Paul ELLIS/AFP)

Meski puas dengan hasil imbang, Amorim mengakui timnya masih terlalu pasif di beberapa fase permainan. Ia merasa para pemain seharusnya bisa memanfaatkan momentum lebih baik untuk menutup laga dengan kemenangan.

Amorim menilai United kurang agresif saat peluang terbuka untuk mengamankan tiga poin. Hal itu menjadi catatan penting agar tim bisa lebih tajam dan fokus dalam menghadapi tekanan di stadion lawan.

“Kalau melihat sisa pertandingan, saya pikir kami cukup nyaman. Tapi kami seharusnya tampil lebih agresif dan merasakan bahwa tiga poin itu ada di depan mata,” ujar Amorim.

“Kami harus belajar bahwa dalam satu momen saja, segalanya bisa berubah dan suasana stadion bisa memengaruhi permainan. Hari ini kami cukup mengontrol pertandingan, tapi harus tampil lebih baik karena laga ini sebenarnya bisa dimenangkan,” pungkasnya.


Posisi MU di Klasemen Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya