Ikuti Lonjakan Kripto, Volume Trading Koin di Platform Pintu Meroket hingga 490%

Saat ini aktivitas trading kripto di aplikasi Pintu pada kuartal III 2025 semakin meluas. Tidak hanya didominasi oleh aset atau koin berkapitalisasi besar saja.

oleh Maulandy Rizky Bayu KencanaDiterbitkan 07 November 2025, 14:00 WIB
PINTU, platform jual beli dan investasi kripto berkolaborasi dengan Moon Chicken by Hangry (Dok: PT Pintu Kemana Saja)

Liputan6.com, Jakarta - Pergerakan pasar kripto pada kuartal III 2025 memberikan banyak kejutan, utamanya keputusan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang memberlakukan tarif impor 100 persen kepada produk-produk keluaran China.

Meski sempat mengguncang pasar kripto, berdasarkan laporan dari Coingecko, pasar kripto di kuartal III 2025 masih melanjutkan reli kenaikan. Dengan kapitalisasi pasar naik sebesar 16,4 persen atau USD 563 miliar yang menjadi level tertinggi sejak akhir 2021.

Head of Product Marketing Pintu Iskandar Mohammad juga menyampaikan lonjakan volume trading beberapa koin di platform Pintu. Semisal dari sisi volume pengguna baru, kategori Decentralized Exchange (DEX) mengantongi kenaikan mencapai 490,06 persen dibanding kuartal II 2025.

"Token tertinggi yang diperdagangkan di kategori ini adalah token HYPE yang menyumbang hampir 70 persen dari total volume trading pada kategori DEX. Selain itu, jumlah pengguna baru yang membeli token HYPE selama periode Juli–September juga meningkat sebesar 90,65 persen, menandakan minat tinggi terhadap proyek berbasis DEX di kalangan pengguna baru Pintu," jelasnya, Jumat (7/11/2025).

Dari sisi existing users, ia menambahkan, kategori token dengan volume transaksi tertinggi berasal dari World Liberty Financial Portfolio (+33,73 persen). Diikuti oleh Stablecoin Ecosystem (+26,26 persen), serta Layer-1 (+21,74 persen) yang mencakup ETH, BTC, dan SOL.

"Sementara itu, kategori dengan pertumbuhan transaksi tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya adalah Parallelized EVM (Parallel Ethereum Virtual Machine) (+106,38 persen), Internet of Things (IoT) (+102,30 persen), dan Centralized Exchange (CEX) (+43,73 persen)," imbuh Iskandar.

"Data-data ini menunjukkan bahwa aktivitas trading di aplikasi Pintu pada kuartal III 2025 semakin meluas. Tidak hanya didominasi oleh aset berkapitalisasi besar seperti ETH, BTC, dan stablecoin, tetapi juga mulai bergeser ke kategori lain," ungkap dia.

 

Volume Perdagangan Harian Naik 43,8%

Ilustrasi harga Kripto. (Foto By AI)

Masih dari laporan Coingecko berjudul 2025 Q3 Crypto Industry Report, di periode kuartal III-2025 rata-rata volume perdagangan harian secara global melonjak 43,8 persen atau sebesar USD 155 miliar dibandingkan kuartal sebelumnya.

Menurut laporan tersebut, kuartal III menandai pemulihan industri kripto yang didorong oleh lonjakan arus masuk institusional dan lonjakan likuiditas.

Di Indonesia, transaksi kripto juga memperlihatkan angka yang positif. Berdasarkan data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari Januari hingga September 2025, total nilai transaksi menyentuh Rp 360,3 triliun.

 

300 Aset Diperdagangkan

Ilustrasi kripto. (Foto by AI)

Demi ikut andil dalam perkembangan ekosistem kripto di Tanah Air, Iskandar melanjutkan, Pintu terus berupaya memberikan layanan terbaik seraya melakukan inovasi.

"Per Oktober 2025, terdapat lebih dari 300 aset kripto yang diperdagangkan dengan lini produk yang lengkap untuk menemani perjalanan investasi kripto, baik pemula hingga trader pro," ujar dia.

"Terpenting bagi kami, investor ktipto Indonesia investor kripto Indonesia dapat berinvestasi dengan aman, nyaman, dan terlindungi melalui platform yang diawasi oleh OJK. Sekaligus memperoleh edukasi yang membangun pemahaman jangka panjang terhadap aset kripto," pungkasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya