Liputan6.com, Jakarta PSBS Biak melakukan comeback gemilang saat menghadapi Persita Tangerang dalam pertandingan pekan ke-12 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Maguwoharjo, Sleman pada Kamis (6/11/2025) sore WIB.
Sempat lama tertinggal 0-1 akibat gol bunuh diri di menit ke-10, Badai Pasifik akhirnya mampu memutar keadaan lewat gol Ruyery Blanco (69') dan Yano Putra (90+2').
Advertisement
Dengan hasil ini, PSBS Biak berhasil memutus rekor tanpa kemenangan yang sudah berlangsung dalam 5 pertandingan terakhir berturut-turut sejak menaklukkan Semen Padang pada 11 September lalu.
Badai Pasifik keluar dari zona merah dan menghuni peringkat 15 klasemen sementara dengan perolehan 9 poin dari 11 pertandingan, sedangkan Persita ada di posisi 5 usai mengoleksi 18 angka dalam 11 laga.
Jalannya Pertandingan
Persita Tangerang berhasil unggul cepat sejak menit ke-10. Sepakan Rayco Rodriguez mengenai Sandro Embalo, sehingga menghasilkan gol bunuh diri yang menguntungkan Pendekar Cisadane.
PSBS Biak coba mengejar ketertinggalan. Namun, hingga laga berjalan 20 menit lebih, tak ada gol penyeimbang yang mampu diciptakan.
Justru Pendekar Cisadane yang nyaris menggandakan keunggulan pada menit ke-24. Diawali serangan balik, Aleksa Andrejic coba memanfaatkan sudut sempit untuk melepas tembakan yang menyasar tiang jauh. Keuntungan bagi PSBS Biak sebab bola masih melayang tipis di atas mistar gawang.
Kebuntuan kembali menyelimuti kedua tim jelang memasuki akhir babak pertama. Peluang terbaik sempat diperoleh Badai Pasifik saat injury time, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.
Mohcine Hassan Nader kala itu coba meneruskan umpan Ruyery Blanco di depan gawang dengan memantulkan bola menggunakan dadanya. Malang, si kulit bundar masih melampaui mistar. Skor 0-1 untuk keunggulan Persita Tangerang bertahan sampai jeda.
Babak Kedua PSBS Biak vs Persita Tangerang
PSBS Biak lanjut mencari peluang menyamakan kedudukann di babak kedua kembali mendapat kesempatann di menit ke-59. Memanfaatan salah umpan kiper Igor Rodrigues, Hassan coba melakukan eksekusi dari luar kotak penalti. Namun, tendangannya lagi-lagi berada di atas mistar.
Gol yang dinanti-nati Badai Pasifik akhirnya tiba di menit ke-69. Menerima final pass dari Arjuna Agung, Ruyery Blanco meloloskan diri di dalam kotak penalti dengan berbalik badan. Dia lalu melepaskan tendangan yang tak mampu diantisipasi Igor Rodrigues. Kedudukan berubah menjadi 1-1.