Liputan6.com, Jakarta Nasib buruk kembali menghampiri Romeo Lavia. Gelandang muda Chelsea itu harus ditarik keluar lebih awal saat The Blues bertandang ke markas Qarabag di Liga Champions, Kamis (6/11/22025) dini hari WIB.
Baru empat menit laga berjalan, pemain asal Belgia tersebut terlihat kesakitan dan tak mampu melanjutkan permainan.
Advertisement
Lavia, yang direkrut dari Southampton pada 2023 dengan banderol sekitar £58 juta, kembali dihantam badai cedera setelah sempat absen hampir sepanjang musim lalu karena masalah hamstring.
Padahal, musim ini gelandang 21 tahun itu baru saja mulai menemukan ritme dengan tampil enam kali.
Fans Chelsea Kasihan
Sayangnya, harapan untuk bangkit kembali sirna hanya dalam hitungan menit. Moises Caicedo pun masuk menggantikannya di menit kedelapan.
Cedera terbaru ini memicu simpati sekaligus keprihatinan dari para suporter. Banyak yang menyebut Lavia sebagai salah satu pemain paling rentan cedera di usia muda.
“Benar-benar kasihan, dia pemain hebat tapi tak pernah lepas dari cedera. Chelsea harus mulai berpikir tanpa dia,” tulis salah satu fan di media sosial.
Harapan Enzo Maresca
Pelatih Enzo Maresca sendiri sehari sebelumnya sempat menegaskan pentingnya menjaga kebugaran Lavia, mencontohkan kapten Reece James yang kini mulai pulih dari masa-masa cedera panjangnya. “Target utama Romeo sekarang hanyalah tetap fit,” ujar Maresca.
Chelsea akhirnya hanya mampu bermain imbang 2-2 di laga tersebut. Setelah unggul lewat gol Estevao, The Blues harus menerima tekanan dari tuan rumah melalui Leandro Andrade dan penalti Marko Jankovic, sebelum Alejandro Garnacho menyelamatkan satu poin.
Namun, perhatian terbesar tetap tertuju pada Lavia, pemain yang diharapkan menjadi masa depan lini tengah Chelsea, tetapi terus dihantui cedera yang tak kunjung usai.