Hasil Liga Champions Qarabag vs Chelsea: Jorrel Hato Jadi Biang Keladi, The Blues Hanya Main Imbang

Chelsea dan Qarabag berbagi poin usai bermain imbang 2-2 di Liga Champions. Garnacho selamatkan The Blues setelah tertinggal dari Qarabag.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 06 November 2025, 02:48 WIB
Aksi Jamie Gittens dalam laga League Phase Liga Champions antara Qarabag dan Chelsea di Baku, Azerbaijan, 6 November 2025. (AP Photo)

Liputan6.com, Jakarta Laga antara Qarabag dan Chelsea pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2025/2026 berakhir dengan skor 2-2, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB di Tofiq Bahramov Stadium. Kedua tim harus puas membagi poin setelah pertandingan yang berlangsung sengit.

The Blues sempat memimpin lewat gol yang dicetak Estevao. Namun, tuan rumah berhasil berbalik unggul berkat dua gol dari Leandro Andrade dan Marko Jankovic.

Alejandro Garnacho tampil sebagai penyelamat dengan menyumbangkan gol penyama kedudukan di babak kedua. Satu angka itu mencegah Chelsea pulang dengan tangan hampa dari Azerbaijan.

Jalannya laga dipenuhi intensitas tinggi dan peluang dari kedua belah pihak. Chelsea mendominasi kepemilikan bola, sementara Qarabag memanfaatkan kecepatan transisi untuk menyerang balik.

Momen-momen berbahaya terus tercipta hingga peluit panjang dibunyikan. Penyelamatan krusial dari kedua penjaga gawang turut mewarnai drama di lapangan.

Hasil seri ini menempatkan Qarabag dan Chelsea pada posisi yang sama di papan tengah klasemen fase liga. Keduanya kini sama-sama mengantongi 7 poin dari empat pertandingan yang telah dilalui.

Peluang lolos ke babak selanjutnya masih terbuka lebar bagi kedua klub. Namun, kerja keras di pertandingan-pertandingan berikutnya menjadi keharusan untuk mewujudkan target tersebut.


Babak Pertama

Estevao berebut bola dengan Elvin Jafarguliyev dalam laga League Phase Liga Champions antara Qarabag dan Chelsea di Baku, Azerbaijan, 6 November 2025. (AP Photo)

Laga langsung berjalan dengan intensitas tinggi sejak kick-off. Chelsea dipaksa melakukan pergantian di menit kelima setelah Romeo Lavia mengalami cedera dan digantikan Moises Caicedo.

Insiden tersebut sedikit mengacaukan irama permainan The Blues di tengah lapangan. Namun, dampaknya tidak berlangsung lama karena tim tamu segera menemukan momentum.

Gol pembuka tercipta pada menit ke-16 melalui aksi individual Estevao. Pemain asal Brasil itu memotong ke arah dalam dari sisi kanan sebelum melepaskan tendangan mendatar yang bersarang di pojok bawah gawang.

Ini merupakan gol kedua berturut-turut bagi Estevao di ajang Liga Champions. Golnya memberikan keunggulan awal bagi Chelsea di kandang lawan.

Namun, keunggulan tersebut justru membuat Chelsea tampak kehilangan konsentrasi. Tekanan dari Qarabag mulai membuat pertahanan The Blues goyah, terutama di sektor belakang.

Lanjut Baca:

Jorrel Hato yang bermain sebagai bek kiri beberapa kali terlihat tidak tenang saat membangun serangan dari lini pertahanan. Kesalahan-kesalahannya memberikan celah bagi tim tuan rumah untuk menyerang. Qarabag memanfaatkan peluang itu dengan baik dan berhasil menyamakan skor pada menit ke-29. Hato kehilangan bola akibat kontrol yang buruk, memungkinkan Camilo Duran merebut dan menembak ke tiang gawang. Bola pantul dari tiang langsung disambar Andrade yang datang dari belakang. Golnya membuat kedudukan kembali seimbang 1-1. Setelah mencetak gol penyama, Qarabag semakin percaya diri dalam melancarkan serangan. Serangan balik cepat mereka terus menerus menguji ketahanan lini belakang Chelsea. Menit ke-37 menjadi momen krusial ketika wasit menunjuk titik putih. Hato dianggap melakukan pelanggaran handball saat memblok crossing Andrade di dalam kotak penalti. Marko Jankovic yang ditunjuk sebagai algojo tidak menyia-nyiakan kesempatan emas tersebut. Ia menuntaskan eksekusi penalti dengan sempurna, menaklukkan Robert Sanchez pada menit ke-39. Qarabag berbalik memimpin 2-1 dan membuat Chelsea terkejut. Intensitas permainan tuan rumah di paruh pertama terbukti terlalu tinggi bagi The Blues. Babak pertama ditutup dengan keunggulan Qarabag. Chelsea harus merancang strategi baru untuk membalikkan keadaan di 45 menit tersisa.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya