Liputan6.com, Jakarta Sebuah pertunjukan musik lintas genre, Gesrek Festival 2025 siap menggebrak penghujung tahun dengan sebuah perayaan akbar yang memadukan distorsi musik dan deru mesin. Acara ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 November 2025, di Pantai Karnaval Ancol, Jakarta.
Diinisiasi oleh komunitas motor GSrek Indonesia, event ini sekaligus menjadi perayaan hari jadi mereka yang ke-10. Festival ini lahir dari ide kreatif untuk memberikan suguhan hiburan berkualitas bagi masyarakat luas, dan mengubah citra komunitas motor yang sering dipandang sebelah mata.
Advertisement
"Selama ini paradigma terhadap para penghobi motor seringkali dipandang negatif. Lewat acara ini kami ingin menyampaikan dengan tegas kepada masyarakat bahwa keberadaan kami justru ingin memberikan manfaat. That's it, tidak ada yang lain," ujar Hendra Saputra, di Kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (4/11/2025).
Gesrek Festival 2025 bukan sekadar ajang kumpul para bikers, melainkan sebuah festival musik dengan sentuhan otomotif yang kental. Lebih lanjut Hendra menjelaskan konsep unik yang diusung dalam perhelatan akbar ini.
"Kami ingin masyarakat dan para penghobi motor bisa menikmati acara yang luar biasa ini bersama-sama. Meski musik menjadi poros utama, banyak aktivitas lain seperti Super Stunt Show Motorcycle, Panggung Musik Kreatif dengan suara musik yang ada motornya, dan Shopping Area bertema otomotif," jelas Hendra.
Lebih dari 30 musisi dan band papan atas yang akan ikut memeriahkan Gesrek Festival 2025, di dua panggung megah yang disiapkan. Di antaranya Rizky Febian, Barasuara, JKT48, Maliq & D'Essentials, The SIGIT, Superman Is Dead, Kahitna, RAN, hingga band legendaris Slank.
Hadirkan Sound Horeg
Tak hanya deretan musisi dan band papan atas, salah satu satu daya tarik utama Gesrek Festival 2025 adalah dengan menghadirkan sound horeg, kultur pop audio asal Jawa Timur. Menurut Hendra, sound horeg dapat dinikmati di waktu dan tempat yang tepat.
"Kami ingin menunjukkan sound horeg bisa dinikmati di waktu dan tempat yang tepat. Jadi sound horeg akan bermain dari sisi waktu yang khusus," tutur Hendra.
Bisa Jadi Contoh
Sintya Marisca sebagai salah satu pengisi acara merasa takjub dengan konsep yang ditawarkan oleh festival ini. Menurutnya, apa yang diusung GSrek Indonesia dapat menjadi contoh bagi komunitas motor yang lain.
"Wah ini gila. Dari konsepnya aku merasa pertama kali juga komunitas motor melakukan ini. Ini bisa jadi contoh lah," kata Sintya.
Diproyeksikan Jadi Acara Tahunan
Tak hanya berhenti pada panggung musik, Gesrek Festival 2025 juga menjadi titik akhir dari kegiatan besar lainnya yang diadakan komunitas GSrek Indonesia. Festival ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan yang lebih besar dan diproyeksikan menjadi acara tahunan.
Keterjangkauan menjadi salah satu kunci yang dipegang teguh penyelenggara. Dengan harga tiket yang ramah di kantong, Gesrek Festival 2025 menawarkan pengalaman festival yang megah, inklusif dan dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.