Dedi Mulyadi Siapkan RS Terapung di Atas Kapal untuk Korban Bencana, Ditempatkan di Utara dan Selatan Jabar

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyebut Pemerintah Provinsi masih ada kekurangan alat dan fasilitas lainnya dalam penanggulangan bencana alam.

oleh Arya PrakasaDiterbitkan 05 November 2025, 14:11 WIB
dedi mulyadi (Liputan6.com/humas pemprov jabar)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi berencana menghadirkan rumah sakit terapung di Jawa Barat. Pembangunan RS ini untuk mengatasi kekurangan alat dan fasilitas lainnya dalam penanggulangan bencana alam.

Selain RS terapung, kata Dedi, Jabar membutuhkan lebih banyak mobil off-road khusus untuk mengevakuasi korban bencana dan radar pendeteksi bencana.

Dia mengaku telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk menyiapkan mobil ambulans dengan kelengkapan medis yang bisa menerobos daerah yang terdampak bencana.

"Siapkan mobil ambulans lengkap dengan peralatan medis, tapi bisa naik turun ke daerah curam. Pengalaman ketika di Sukabumi, Saya ngumpulin off-roader untuk ke lokasi agar bisa mengangkut (evakuasi korban)," kata dia.

Ditempatkan di Utara dan Selatan Jabar

Kemudian, Dedi menilai Jawa Barat ini harus memiliki rumah sakit terapung yang berbentuk kapal atau paling tidak perahu khususnya di bagian selatan dan utara. Menurutnya, rumah sakit terapung juga bagian penting dalam penanganan korban terdampak bencana alam.

"Belum memiliki rumah sakit terapung. Tahap pertama bisa kami empat rumah sakit terapung di selatan dan utara," ucap Dedi.

Dedi mengaku optimistis bisa segera melengkapi kekurangan alat maupun fasilitas untuk penanggulangan bencana. Menurutnya, kejadian bencana bisa kapan saja terjadi walaupun sudah ada prakiraan-prakiraan oleh pihak terkait.

"Logistik, personel, motor, mobil dan pembiayaan sudah siap. Kan bencana enggak bisa milih kalender. Misalkan, pilih akhir Desember atau awal Januari, kan enggak bisa," kata Dedi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya