Liputan6.com, Jakarta Rumah hakim Pengadilan Negeri Medan, Khamozaro Waruwu, yang memimpin persidangan kasus korupsi proyek jalan Dinas PUPR Sumatera Utara, terbakar pada Selasa (4/11/2025) pagi pukul 10.30 Wib. Seperti diketahui, kasus ini membuat mantan Kadis PUPR, Topan Ginting, duduk di kursi pesakitan.
Kediaman hakim Khamozaro berlokasi di Kompleks Taman Harapan Indah, Blok D Nomor 25, Kelurahan Tanjung Sari, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.
Advertisement
Khamozaro menceritakan, peristiwa itu terjadi 20 menit setelah dia berangkat kerja dan tidak ada seorang pun di rumahnya.
Saat api muncul, dia sempat dikabari lewat telepon. Tetapi, tak sempat terangkat karena sedang bersidang.
"Saya masih sidang tiba-tiba dihubungi bahwa ada kejadian di rumah. Tapi enggak diangkat karena saya lagi sidang. Lalu, dapat informasi jika rumah saya terbakar," kata Khamozaro, Selasa (4/11) malam.
Setelah mendapatkan kabar rumahnya terbakar, hakim Khamozaro bergegas pulang. Saat sampai, rumahnya sudah ramai warga.
"Ternyata yang terbakar itu kamar utama. Sekitar satu jam habis semuanya bahkan tidak ada pakaian yang tersisa," jelasnya.
Peristiwa Kebakaran Berkaitan dengan Kasus yang Dia Sidang?
Dia belum mengetahui penyebab rumahnya terbakar. Menurutnya, tim labfor yang akan melakukan observasi. Saat ditanyakan kemungkinan peristiwa itu berkaitan dengan perkara yang sedang disidang, Khamozaro enggan berspekulasi lebih jauh.
"Saya tidak bisa menyimpulkan itu kecuali besok hasil (labfor) nyata bahwa bukan korsleting tapi faktor lain. Itu baru saya bisa memberikan asumsi-asumsi. Tapi untuk saat ini saya tidak berani karena bisa menimbulkan polemik," ujarnya.
Menurutnya, kebakaran selama satu jam itu terjadi di kamar utama rumahnya. Api menghanguskan pakaian dan sejumlah dokumen berharga miliknya.
"Habis semua karena itu kamar utama. Hanya kamar utama yang terbakar," pungkasnya.
Sebelumnya, Manajer Pusdalops-PB BPBD Kota Medan, Ahmad Untung, mengatakan kebakaran hanya terjadi di ruangan kamar dari rumah hakim PN Medan tersebut.
"Objek satu unit rumah permanen bagian kamar dengan persentase terbakar kurang lebih 40 persen," ucapnya.
Reporter: Uga Andriansyah/Kontributor merdeka.com