Puan Pastikan DPR Akan Kaji Polemik Utang Whoosh: Jangan Sampai Kerugian Negara Berlarut-larut

Puan mengatakan, DPR akan membahas persoalan tersebut bersama pemerintah melalui Komisi terkait untuk memastikan tidak terjadi kerugian negara yang berkepanjangan.

oleh Nayla ShabrinaDiterbitkan 04 November 2025, 18:00 WIB
Ketua DPR Puan Maharani

Liputan6.com, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang tengah menyelidiki dugaan mark up dalam proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh).

Ia menegaskan, DPR akan membahas persoalan tersebut bersama pemerintah melalui Komisi terkait untuk memastikan tidak terjadi kerugian negara yang berkepanjangan.

“Whoosh nanti akan dibahas di Komisi terkait dengan pemerintah dan akan kita kaji bersama bagaimana secara teknis di pemerintah seperti apa,” kata Puan usai Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen Senayan, Selasa (4/11/2025).

Puan menjelaskan, pembahasan akan mencakup berbagai aspek, mulai dari kondisi keuangan negara saat proyek dimulai hingga situasi terkini. Menurutnya, DPR perlu mendapatkan penjelasan dari pemerintah agar proses pengawasan dapat dilakukan secara komprehensif.

“Bagaimana sikap pemerintah, bagaimana situasi keuangan dulu dan sekarang, itu bersama dengan pemerintah kita harus sampaikan apa yang akan terjadi dan sikap pemerintah sekarang supaya jangan sampai terjadi kerugian negara yang berlarut-larut,” ujarnya.

 

KPK Pastikan Penyelidikan Kasus Whoosh Berlanjut

Kereta cepat Jakarta-Bandung yang diberi nama 'Whoosh' terlihat setelah peresmiannya di stasiun Halim, Jakarta, 2 Oktober 2023. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Sebelumnya, KPK memastikan penyelidikan dugaan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta–Bandung (Whoosh) masih terus berjalan.

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaganya tengah meminta keterangan dari sejumlah pihak yang diduga mengetahui konstruksi perkara tersebut.

“Dari setiap keterangan, informasi, dan konfirmasi yang disampaikan kepada tim penyelidik tentunya akan sangat membantu untuk mengungkap perkara ini,” ujar Budi kepada wartawan, Jumat (31/10/2025).

 

Pengumpulan Bukti Terus Dilakukan

Ia menegaskan, penyelidikan masih berlangsung sehingga KPK belum dapat membuka detail pihak-pihak yang telah dimintai keterangan. Namun, Budi memastikan proses penelusuran dan pengumpulan bukti terus dilakukan.

“Kami pastikan penyelidikan perkara KCIC ini masih terus berprogres. Tim terus melakukan penelusuran dan pengumpulan keterangan terhadap pihak-pihak yang diduga mengetahui perkara ini,” tegasnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya