Antusiasme Pelajar Sekolah Dasar di Surabaya Ikuti BIAS

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 04 November 2025, 15:40 WIB
Antusiasme Pelajar Sekolah Dasar di Surabaya Ikuti BIAS
Pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) untuk tahun 2025 di Kota Surabaya, Jawa Timur dilaksanakan dalam dua tahap. Program yang menyasar seluruh siswa SD, MI, SMP, dan MTs di Kota Surabaya dan dilaksanakan secara gratis di sekolah masing-masing oleh tim dari Puskesmas setempat. Pada tahap pertama yang digelar Agustus 2025 lalu, program ini difokuskan pada imunisasi Campak-Rubella (MR) untuk siswa kelas 1 serta Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas 5 dan 9. Sementara tahap kedua pada November mencakup vaksin Difteri-Tetanus (DT) untuk kelas 1 dan Tetanus-Difteri (Td) bagi kelas 2, 5, dan 9. Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi, sekaligus menjaga kekebalan komunal di lingkungan sekolah. Untuk diketahui, program BIAS merupakan agenda rutin untuk memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi. Dalam pelaksanaannya, tim dari Puskesmas akan mendatangi sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sementara, orang tua/wali murid akan menerima pemberitahuan resmi dari sekolah jauh-jauh hari sebelum imunisasi dilaksanakan.
Para siswa menerima vaksin difteri di sebuah sekolah dasar di Surabaya, Jawa Timur pada Selasa 4 November 2025. Pelaksanaan program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) untuk tahun 2025 di Kota Surabaya, Jawa Timur dilaksanakan dalam dua tahap. (Juni KRISWANTO/AFP)
Para siswa mengantre untuk menerima vaksin difteri di sebuah sekolah dasar di Surabaya pada Selasa 4 November 2025. Program yang menyasar seluruh siswa SD, MI, SMP, dan MTs di Kota Surabaya dan dilaksanakan secara gratis di sekolah masing-masing oleh tim dari Puskesmas setempat. (Juni KRISWANTO/AFP)
Salah satu siswa menerima vaksin difteri di sebuah sekolah dasar di Surabaya pada Selasa 4 November 2025. Pada tahap pertama yang digelar Agustus 2025 lalu, program ini difokuskan pada imunisasi Campak-Rubella (MR) untuk siswa kelas 1 serta Human Papillomavirus (HPV) bagi siswi kelas 5 dan 9. (Juni KRISWANTO/AFP)
Seorang tenaga kesehatan sedang mempersiapkan vaksin difteri untuk murid-murid di sebuah sekolah dasar di Surabaya pada Selasa 4 November 2025. Sementara tahap kedua pada November mencakup vaksin Difteri-Tetanus (DT) untuk kelas 1 dan Tetanus-Difteri (Td) bagi kelas 2, 5, dan 9. (Juni KRISWANTO/AFP)
Seorang murid bereaksi saat menerima vaksin difteri di sebuah sekolah dasar di Surabaya pada Selasa 4 November 2025. Melalui kegiatan ini, pemerintah berupaya memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi, sekaligus menjaga kekebalan komunal di lingkungan sekolah. (Juni KRISWANTO/AFP)
Para siswa menerima vaksin difteri di sebuah sekolah dasar di Surabaya pada Selasa 4 November 2025. Untuk diketahui, program BIAS merupakan agenda rutin untuk memastikan anak-anak terlindungi dari penyakit menular yang dapat dicegah melalui imunisasi. (Juni KRISWANTO/AFP)
Seorang murid bereaksi saat menerima vaksin difteri di sebuah sekolah dasar di Surabaya pada Selasa 4 November 2025. Dalam pelaksanaannya, tim dari Puskesmas akan mendatangi sekolah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sementara, orang tua/wali murid akan menerima pemberitahuan resmi dari sekolah jauh-jauh hari sebelum imunisasi dilaksanakan. (Juni KRISWANTO/AFP)

Rekomendasi

POPULER

    Berita Terkini Selengkapnya