Kebobolan 2 Gol dalam 2 Menit Lawan Nottingham, Manchester United Dinilai Punya Mentalitas Tim Besar

Ruben Amorim menilai reaksi timnya setelah tertinggal menunjukkan kematangan yang selama ini dicari Manchester United

oleh Asad ArifinDiterbitkan 02 November 2025, 18:10 WIB
Gelandang Manchester United (MU), Casemiro, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Nottingham Forest dalam laga lanjutan Premier League 2025/2025 di The City Ground, Sabtu (1/11/2025). MU bermain imbang 2-2 di markas Nottingham Forest. (Darren Staples / AFP)

Liputan6.com, Jakarta Manchester United menang saat berjumpa Nottingham pada pekan ke-10 Premier League 2025/2026, Sabtu (1/11) malam WIB. Namun, bagi manajer Ruben Amorim, hasil imbang 2-2 di The City Ground itu bukti bahwa mentalitas timnya kini sudah berada di level berbeda.

Manchester United sempat unggul lebih dulu lewat gol Casemiro pada menit ke-34, tetapi dua gol cepat dari Morgan Gibbs-White dan Nicolo Savona di awal babak kedua membuat mereka tertinggal 1-2 hanya dalam waktu empat menit.

Di masa lalu, menurut Ruben Amorim situasi seperti ini bisa membuat tim terpuruk. Namun kali ini, Setan Merah justru bangkit lewat gol penyama dari Amad Diallo pada menit ke-81.

Ruben Amorim menilai reaksi timnya setelah tertinggal menunjukkan kematangan yang selama ini dicari Manchester United. Bagi pelatih asal Portugal itu, hasil imbang ini adalah langkah penting menuju karakter juara yang sesungguhnya.


Dari Tertekan Menjadi Tangguh

Penyerang Manchester United asal Pantai Gading #16, Amad Diallo (kanan), merayakan gol kedua timnya bersama bek Manchester United asal Maroko #03, Noussair Mazraoui, dalam pertandingan Premier League Inggris antara Nottingham Forest dan Manchester United di The City Ground, Nottingham, Inggris tengah, pada 1 November 2025. (Darren Staples/AFP)

Selama beberapa bulan terakhir, Manchester United dikenal sebagai tim yang sering goyah ketika kebobolan lebih dulu. Data mencatat, sebelum laga di City Ground, mereka hanya meraih delapan poin dari posisi tertinggal di bawah asuhan Amorim.

Bahkan, dalam enam pertandingan terakhir saat tertinggal lebih dulu, United tak mampu meraih satu poin pun.

"Dulu, jika kami mengalami lima menit buruk seperti ini dan kebobolan dua gol, kami tidak akan pulih,” kata Amorim usai laga seperti dikutip dari BBC Sport.

"Hari ini rasanya berbeda. Anda bisa merasakan kami tidak bisa memenangkan pertandingan ini, tetapi kami tidak akan kalah. Dan itulah perasaan yang terkadang harus dimiliki oleh tim besar," imbuh mantan pelatih Sporting CP tersebut.


Mentalitas Juara yang Mulai Terbentuk

Ruben Amorim pada laga pekan ke-3 Premier League 2025/2026 antara Manchester United vs Burnley - AP Photo/Ian Hodgson

Kebangkitan Manchester United di markas Nottingham jadi indikasi nyata perubahan besar dalam ruang ganti. Amorim menyebut bahwa musim lalu, situasi seperti ini hampir pasti berakhir dengan kekalahan telak.

"Ya, dan dengan selisih gol lebih banyak, itulah perasaan saya,” ucap Amorim ketika ditanya apakah United akan kalah jika laga seperti ini terjadi musim lalu.

Amorim melihat hasil imbang di markas Nottingham bukan soal satu poin atau terhentinya tiga kemenangan beruntun, akan tetapi mentalitas. MU mampu bangkit dari situasi terpuruk, situasi yang sudah lama tak terjadi.

Sumber: BBC Sport


Klasemen Premier League 2025/2026

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya