Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyambut baik pertemuan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang berlangsung positif, sebelum penyelenggaraan KTT APEC di Korea Selatan.
Prabowo mengatakan pertemuan Trump dan Xi Jinping mempengaruhi ketenangan dunia ditengah kondisi global yang penuh ketidakpastian. Menurut dia, pertemuan Trump dan Xi Jinping juga mempengaruhi ekonomi global yang membutuhkan ketenangan.
Advertisement
"Alhamdulillah ketemu ya Presiden Trump dari Amerika jumpa dengan presiden Xi Jinping. Saya dengar juga suasananya positif lah dan ini yang kita harapkan. Karena ini akan sangat mempengaruhi ketenangan dunia dan ekonomi dunia sangat tergantung ketenangan," kata Prabowo disela-sela KTT APEC di Kota Gyeongju Korea Selatan, pada Jumat (31/10/2025).
Dia menuturkan bahwa saat ini kondisi dunia tak menentu karena munculnya perang tarif hingga banyaknya konflik. Prabowo menuturkan pertemuan negara-negara APEC sebagai upaya untuk menurunkan dan meredakan ketegangan.
"Pembahasan iya masing masing menyampaikan kan sekarang situasi dunia penuh ketidakpastian. Kemudian seolah olah ada perang tarif, kemudian geopolitik juga sangat masih sangat rawan, banyak sekali konflik. Kita berusaha untuk menurunkan suhu, meredakan," tutur dia.
"On the whole suasananya bagus, pertemuan APEC tadi," sambung Prabowo.
Kesepakatan
Sebelumnya, pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Xi Jinping di Korea Selatan pada Kamis, 30 Oktober 2025 tampaknya membuahkan hasil. Hal ini seiring ada kesepakatan logam tanah jarang hingga mineral penting serta penurunan tarif fentanil terhadap China.
Adapun ini pertama kali Donald Trump dan Xi Jinping bertemu dalam enam tahun dan pertemuan puncak itu berlangsung selama satu jam 40 menit.
Mengutip CNBC, Kamis (30/10/2025), Presiden AS Donald Trump menuturkan, pihaknya telah mencapai kesepakatan satu tahun dengan China mengenai tanah jarang dan mineral penting.
Kepada wartawan, Donald Trump menuturkan, pertemuan dengan Xi Jinping luar biasa dan banyak keputusan telah dibuat.
"Masalah tanah jarang telah diselesaikan," ujar Trump.
Ia mengatakan, keputusan soal tanah jarang dengan China itu menyepakati kesepakatan satu tahun yang akan dinegosiasikan setiap tahun. Selain itu, tarif terkait fentanil akan diturunkan menjadi 10% dari 20%, hal ini seiring pungutan ekspor China menjadi 47% dari 57%. "Efektif segera," ujar Trump.
Sebagai imbalan, China akan bekerja sangat keras untuk menghentikan fentanil dan melanjutkan pembelian kedelai Amerika Serikat dan produk pertanian lainnya.
Soal Nvidia
Mengenai penjualan chip Nvidia ke China, Trump menuturkan, kedua belah pihak telah membahas "banyak chip" tetapi bukan chip Blackwell yang paling canggih.
"Mereka akan berbicara dengan Nvidia dan perusahaan lain tentang pembelian cip," kata dia.
"Taiwan tidak termasuk dalam diskusi tersebut," ia menambahkan.