Kesulitan di Liverpool, Jangan Kaget jika Florian Wirtz Pindah ke Real Madrid

Legenda Liverpool, Dietmar Hamann, memberikan peringatan keras soal masa depan Florian Wirtz di Anfield. Ia menilai sang gelandang bisa saja meninggalkan Liverpool lebih cepat dari perkiraan.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 31 Oktober 2025, 10:06 WIB
Playmaker Liverpool, Florian Wirtz (AP Photo/Jon Super)

Liputan6.com, Jakarta Legenda Liverpool, Dietmar Hamann, memberikan peringatan keras soal masa depan Florian Wirtz di Anfield. Ia menilai sang gelandang bisa saja meninggalkan Liverpool lebih cepat dari perkiraan.

Wirtz didatangkan dari Bayer Leverkusen dengan harga besar mencapai 116 juta pounds. Ia digadang-gadang menjadi motor serangan utama dalam skema Arne Slot di musim ini.

Namun, perjalanan awalnya di Premier League belum sesuai harapan. Wirtz baru mencatat satu assist dari 11 pertandingan kompetitif bersama The Reds.

Hamann menilai performa yang belum stabil itu bisa membuka peluang bagi klub lain, termasuk Real Madrid, untuk kembali mendekati sang pemain. Ia menyebut Xabi Alonso menjadi sosok penting yang membuat Madrid terus memantau perkembangan Wirtz di Inggris.


Performa Wirtz Masih Belum Mengesankan

Aksi Florian Wirtz di laga Liverpool vs Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson).

Florian Wirtz belum menunjukkan performa yang diharapkan sejak pindah ke Liverpool. Padahal, ia sebelumnya menjadi pemain terbaik Bundesliga dan membawa Leverkusen menjuarai liga serta piala domestik.

Arne Slot semula berharap Wirtz bisa memberikan kreativitas dan keseimbangan di lini tengah. Namun, adaptasinya di Inggris berjalan lambat dan belum menunjukkan konsistensi.

Didi Hamann kemudian menilai, masa depan Wirtz bisa berubah dengan cepat. “Saya tidak akan menutup kemungkinan apa pun di dunia sepak bola saat ini,” ujar Hamann.

“Dilaporkan bahwa Xabi Alonso meminta Real Madrid untuk memantau performa Wirtz di Liverpool. Saya rasa hal itu bisa saja benar, karena kita tahu betapa Alonso menyukai cara bermainnya,” tambah Hamann.


Hamann Singgung Contoh Kasus di Masa Lalu

Gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz (kiri), bereaksi setelah gagal mencetak gol di samping striker Liverpool asal Mesir #11, Mohamed Salah, dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara Eintracht Frankfurt dan Liverpool FC di Frankfurt, Jerman Barat, Kamis (23-10-2025) dini hari WIB. (Kirill KUDRYAVTSEV/AFP)

Hamann menilai Wirtz terlalu berbakat untuk gagal sepenuhnya di Liverpool. Namun, ia tetap menekankan bahwa situasi seperti ini bisa berakhir tak terduga.

Ia membandingkan kasus ini dengan beberapa pemain top yang gagal beradaptasi di Premier League meski datang dengan reputasi besar. Menurutnya, sejarah menunjukkan bahwa tak ada jaminan sukses di klub besar.

“Dia adalah alasan Bayer Leverkusen bisa menjuarai liga dan piala. Bersama Granit Xhaka, ia menjadi jantung permainan tim itu,” kata Hamann.

“Dalam masa saya, Juan Sebastian Veron datang ke Manchester United sebagai salah satu gelandang terbaik dunia dan hanya bertahan satu musim. Jadi, apa pun bisa terjadi,” lanjut Hamann.


Real Madrid Bisa Jadi Tujuan Berikutnya

Gelandang Liverpool asal Jerman #07, Florian Wirtz (kiri), dan bek Liverpool asal Hungaria #06, Milos Kerkez, melakukan pemanasan menjelang pertandingan persahabatan pramusim kedua antara Liverpool dan Athletic Bilbao di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 4 Agustus 2025. (Darren Staples/AFP)

Spekulasi mengenai masa depan Wirtz semakin ramai dibicarakan. Real Madrid disebut-sebut sebagai klub yang bisa menjadi pelabuhan baru jika situasi di Liverpool tidak membaik.

Namun, banyak pihak menilai kepindahan pada Januari tampaknya tidak realistis. Madrid dikenal jarang melakukan transfer pinjaman untuk target utama mereka.

Hamann tetap menegaskan bahwa masa depan Wirtz bergantung pada performanya beberapa pekan ke depan. “Tergantung apa yang terjadi dalam beberapa minggu ke depan,” ucap Hamann.

“Saat ini, saya tidak menutup kemungkinan apa pun. Jika Real Madrid terus memantau dia, kepindahan itu bisa saja terjadi,” pungkasnya.

Sumber: The Hard Tackle


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya