Raja Charles III Cabut Gelar Pangeran dan Perintahkan Adiknya Tinggalkan Royal Lodge, Begini Pernyataan Selengkapnya

Apa yang melatarbelakangi keputusan Raja Charles III? Simak pernyataan Istana Buckingham berikut ini.

oleh Khairisa FeridaDiterbitkan 31 Oktober 2025, 08:30 WIB
Ratu Elizabeth II dan Pangeran Andrew menghadiri Service of Thanksgiving atau peringatan kematian Pangeran Philip di Westminster Abbey di pusat kota London pada 29 Maret 2022. (RICHARD POHLE / POOL / AFP)

Liputan6.com, London - Istana Buckingham pada Kamis (30/10/2025) malam mengumumkan keputusan besar: Raja Charles III mencabut gelar "pangeran" dari adiknya, Andrew, dan memerintahkannya untuk meninggalkan Royal Lodge, kediamannya selama ini.

Dengan keputusan ini, Andrew kehilangan gelar kerajaan terakhir yang masih ia miliki dan akan dikenal dengan nama Andrew Mountbatten-Windsor.

Awal bulan ini, Andrew lebih dulu melepaskan berbagai gelar kehormatan, termasuk Duke of York, setelah sorotan publik semakin tajam mengenai kehidupan pribadinya — terutama karena kedekatannya dengan Jeffrey Epstein, pelaku kejahatan seksual yang telah meninggal dunia, dan gugatan perdata yang diajukan terhadapnya oleh Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein. Dalam gugatan tersebut, Giuffre menuduh Andrew melakukan pelecehan seksual ketika ia masih berusia 17 tahun, tuduhan yang dibantah keras oleh Andrew.

Perkara dengan Giuffre diselesaikan di luar pengadilan pada 2022 melalui kesepakatan damai tanpa pengakuan bersalah dari pihak Andrew.Pihak istana menggarisbawahi bahwa Andrew tidak menentang keputusan Yang Mulia Raja Charles III untuk mencabut gelar-gelarnya.

Royal Lodge sendiri adalah sebuah mansion yang terletak di Windsor Great Park, Berkshire, Inggris, dekat dengan Windsor Castle. Tanah dan hak kepemilikan rumah ini berada di bawah The Crown Estate, yaitu badan yang mengelola properti milik mahkota di Inggris. Pada Agustus 2003, Andrew memperoleh sewa 75 tahun atas Royal Lodge dari The Crown Estate dan dia mulai tinggal di sana bersama keluarganya pada 2004.

Pernyataan Lengkap Istana Buckingham

Raja Charles III, Putri Anne, Pangeran Andrew dan Pangeran Edward saat meninggalkan prosesi Vigil di Katedral St Giles, di Edinburgh, pada 12 September 2022, setelah kematian Ratu Elizabeth II pada 8 September 2022. (PAUL ELLIS / AFP)

"Yang Mulia Raja hari ini telah memulai proses resmi untuk mencabut sapaan kehormatan, gelar, dan jabatan kehormatan milik Pangeran Andrew.

Pangeran Andrew kini akan dikenal sebagai Andrew Mountbatten-Windsor.

Perjanjian sewanya atas Royal Lodge hingga kini telah memberinya dasar hukum untuk tetap menempati kediaman tersebut.

Pemberitahuan resmi telah disampaikan untuk mengakhiri perjanjian sewa tersebut, dan ia akan pindah ke kediaman pribadi lainnya.

Langkah-langkah ini dianggap perlu, terlepas dari kenyataan bahwa ia terus menyangkal tuduhan terhadap dirinya.

Yang Mulia Raja dan Permaisuri ingin menegaskan bahwa pikiran dan simpati terdalam mereka senantiasa tertuju kepada para korban dan penyintas dari segala bentuk kekerasan dan pelecehan."

 

Tetap Berada dalam Garis Suksesi

Pangeran Philip, Ratu Elizabeth II bersama Pangeran Charles, Putri Anne, dan Pangeran Andrew. foto diambil di Kastil Balmoral, Skotlandia, pada 1960 (AP Photo/File)

Menurut pernyataan Istana Buckingham seperti dikutip dari BBC, meskipun Andrew telah kehilangan gelar "pangeran", ia tetap menempati urutan kedelapan dalam garis suksesi takhta.

Urutan pewaris takhta Kerajaan Inggris saat ini adalah:

1. Pangeran Wales (William)

2. Pangeran George dari Wales

3. Putri Charlotte dari Wales

4. Pangeran Louis dari Wales

5. Pangeran Harry

6. Pangeran Archie dari Sussex

7. Putri Lilibet dari Sussex

8. Andrew

Andrew adalah anak ketiga dari mendiang Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip. 

Nasib Sarah Ferguson

Diketahui pula bahwa Sarah Ferguson, mantan istri Andrew, akan ikut meninggalkan Royal Lodge dan menata sendiri tempat tinggal barunya.

Perempuan berusia 66 tahun itu merupakan ibu dari dua putri Andrew, yaitu Putri Beatrice dan Putri Eugenie.

Meski telah resmi bercerai pada 1996, keduanya tetap memiliki hubungan yang akrab dan Sarah selama ini masih tinggal di Royal Lodge bersama mantan suaminya.

Hingga bulan ini, ia masih menggunakan gelar Sarah, Duchess of York, namun kini kembali memakai nama aslinya, Sarah Ferguson, setelah Andrew secara sukarela melepaskan gelar Duke of York. 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya