Liputan6.com, Jakarta PT Avia Avian Tbk (AVIA) berhasil mencatat kinerja keuangan solid dengan membukukan laba bersih sebesar Rp 1,18 triliun hingga kuartal III 2025, naik dari Rp 1,16 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Melansir laporan keuangan Perseroan pada keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (30/10/2025), kinerja positif tersebut ditopang oleh peningkatan pendapatan konsolidasi menjadi Rp 2 triliun, atau tumbuh 14,5% year-on-year, yang juga diikuti oleh kenaikan volume penjualan sebesar 8,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Advertisement
Pertumbuhan penjualan pada kuartal ketiga didorong oleh performa kuat di tiga segmen utama, di mana segmen cat tembok dan pelapis anti bocor mencatat pertumbuhan double-digit.
Sampai dengan sembilan bulan pertama tahun ini, margin profitabilitas tetap terjaga baik, dengan marjin laba kotor sebesar 42,9%, margin EBITDA 25,2%, dan marjin laba bersih 20,0%.
Head of Investor Relations Avian, Andreas Hadikrisno menjelaskan sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi pasar, Avian Brands terus melanjutkan kegiatan promosi dan pemasaran secara agresif guna mempercepat ekspansi pangsa pasar, sekaligus menerapkan pengendalian biaya yang ketat untuk memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan.
“Capaian tersebut tercermin melalui beragam inisiatif pada kuartal ketiga, termasuk ekspansi jaringan distribusi, peluncuran produk baru, serta peningkatan efisiensi operasional yang adaptif terhadap dinamika pasar,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Selama periode tersebut, Perseroan menambah empat pusat distribusi baru, menjadikan total jaringan 144 titik distribusi yang melayani lebih dari 59.000 toko bangunan di seluruh Indonesia.
Di saat yang sama, perusahaan juga memperkenalkan tiga produk inovatif, yakni Avian Platinum (Kayu & Besi), No Drop Kolam Ikan 2 Komponen (Pelapis Anti Bocor), dan GM 225 Plamir Instan (Semen Instan), sebagai bagian dari komitmen dalam menjawab kebutuhan konsumen dan tren pasar yang terus berkembang.
Avian Tambah Modal di Dextone Lemindo
Sebelumnya, PT Avia Avian Tbk (AVIA) mengumumkan menambah modal dalam PT Dextone Lemindo pada 15 Oktober 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Kamis (16/10/2025), Dextone telah melakukan peningkatan modal dasar, modal ditempatkan dan disetor sebagaimana tertuang dalam akta pernyataan keputusan pemegang saham pada 15 Oktober 2025.
"Perseroan sebagai salah satu pemegang saham Dextone telah mengambil bagian sebesar Rp 15 miliar, sesuai dengan proporsi kepemilikan saham Perseroan dalam Dextone sebesar 16,67%,” ujar Sekretaris Perusahaan Avia Avian (AVIA), Hera Septi Astuti, demikian seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI.
Ia mengatakan, transaksi ini bukan merupakan transaksi afiliasi sebagaimana diatur dalam Peraturan OJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan Kepentingan. Transaksi ini juga bukan merupakan transaksi yang mengandung benturan kepentingan sebagaimana diatur dalam Peraturan tersebut.
“Tidak terdapat dampak negatif atas kejadian, informasi atau fakta material tersebut terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan atau keberlangsungan usaha Perseroan,” kata dia.
AVIA Akuisisi 16,67 Persen Saham Perusahaan Lem Dextone, Segini Nilainya
Sebelumnya, PT Avia Avian Tbk (AVIA) menyertakan modal saham atau akuisisi saham sebesar 16,67 persen dalam PT Dextone Lemindo (Dextone), Perseroan yang bergerak di industri perekat atau lem pada 13 Maret 2025.
Mengutip keterbukaan informasi ke Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (14/3/2025), PT Avia Avian Tbk menyertakan modal saham di Dextone melalui penerbitan saham baru Dextone yang diambil oleh Perseroan. Nilai transaksi untuk penyertaan modal saham itu senilai Rp 275,84 miliar.
Dalam keterbukaan informasi BEI, Sekretaris Perusahaan PT Avia Avian Tbk, Hera Septi Astuti menjelaskan transaksi penyertaan saham Dextone ini bertujuan untuk pengembangan kegiatan usaha dan portfolio produk Perseroan di sektor industri perekat atau lem.
"Dengan penyertaan saham di Dextone itu, Perseroan juga memiliki posisi strategis melalui entitas anak Perseroan (PT Tirtakencana Tatawarna) untuk mendistribusikan produk-produk Dextone,” ujar dia dalam keterbukaan informasi BEI.