Liputan6.com, Jakarta PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) kembali melakukan ekspansi di bisnis F&B (Food and Beverages). Terbaru, pada akhir Oktober, ERAA membuka dua gerai F&B baru, yaitu sebuah concept store teh pertama Chagee di Bekasi dan gerai Paris Baguette di Depok, Jawa Barat.
Analis UOB Kay Hian Willinoy Sitorus menilai, prospek untuk ERAA di paruh kedua tahun 2025 tetap solid.
Advertisement
“ERAA terus menepati janjinya untuk memperluas lini bisnis baru di luar bisnis utama perangkat genggam," kata dia, Kamis (30/10/2025).
Lini Food and Nourishment seperti Chagee (milk tea), Paris Baguette, dan merek F&B lainnya berkembang pesat dengan pembukaan lokasi baru sesuai jadwal.
Willinoy menilai lini bisnis ini menjadi cara bagi ERAA untuk melakukan diversifikasi bisnis menuju sektor-sektor baru dengan margin yang lebih tinggi.
“Eksekusi ERAA menunjukkan bahwa peta jalan ekspansi berjalan dengan baik, dan manajemen tetap konsisten dalam pandangannya untuk mempertahankan pertumbuhan dua digit di luar bisnis smartphone,” tambahnya.
Ditambah lagi, paruh kedua tahun 2025 menjadi periode sibuk bagi pasar ponsel Indonesia dengan hadirnya berbagai peluncuran produk baru. Mulai dari seri iPhone 17, Huawei Pura 80 yang diklaim memiliki kamera terbaik di dunia versi DXOMARK, seri lipat terbaru Samsung dengan desain lebih ramping dan layar yang lebih tahan lama; Honor Magic V3 dan sejumlah model kelas menengah dengan desain premium dan harga kompetitif.
“Rangkaian peluncuran tersebut semakin menegaskan posisi ERAA sebagai distributor ponsel utama di Indonesia, dengan portofolio produk yang terus berkembang seiring dinamika pasar teknologi,” ujar Willinoy.
Penopang Kinerja Penjualan
Jadwal peluncuran produk yang padat ini diperkirakan akan menopang kinerja penjualan hingga akhir tahun dan memperkuat posisi ERAA di pasar domestik.
“Selain ritel elektronik dan F&B, ERAA melalui ERAL juga aktif memperluas bisnis kendaraan listrik (EV) melalui kemitraan distribusi dengan Xpeng. Permintaan terhadap mobil listrik Xpeng menunjukkan tren yang kuat sepanjang paruh pertama 2025,” ujar Willinoy. Menurut catatan terbaru, sebanyak hampir 1.000 unit Xpeng telah terjual pada akhir September.
Selain itu, pembukaan gerai Wilson terbaru di Puri Indah Mall pada 25 Oktober 2025 menandai hadirnya Pro Shop pertama Wilson di Indonesia sekaligus menjadi outlet kedua Wilson di tanah air. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Erajaya dalam menghadirkan pengalaman berbelanja yang mendukung gaya hidup aktif dan sehat bagi masyarakat Indonesia.
Dengan sejumlah catatan positif ERAA, UOB Kay Hian mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham ERAA. “Kami mempertahankan rekomendasi BUY untuk saham ERAA dengan target harga Rp600, berdasarkan rasio PE 7,7x, sejalan dengan rata-rata historis periode 2020–2025. Rekomendasi ini didasari oleh proyeksi pertumbuhan penjualan yang solid dan ekspansi vertikal ERAA sepanjang 2025,” jelas Willinoy.
iPhone 17 Siap Dijual di Indonesia, Kinerja Emiten Ini Diproyeksi Tokcer
Sebelumnya, PT Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) dan anak usahanya PT Sinar Eka Selaras Tbk (ERAL) bersiap menyambut permintaan pasar dengan kehadiran iPhone 17, iPhone 17 Pro, iPhone 17 Pro Max dan iPhone Air, yang akan segera tersedia di seluruh jaringan ritel mereka.
Setelah sukses menjual iPhone 16, perusahaan menatap kuartal IV dengan optimisme tinggi. Produk-produk flagship ini diprediksi akan memperkuat momentum penjualan, sekaligus mendongkrak kinerja tahunan.
Menurut Alif Ihsanario, Equity Research Analyst Ciptadana Sekuritas, fundamental pertumbuhan Erajaya menunjukkan pemulihan yang semakin solid.
“Kami melihat kinerja penjualan ERAA dan ERAL di Agustus tidak hanya mencerminkan dampak peluncuran produk baru, tetapi juga menunjukkan efektivitas kampanye ritel dan strategi distribusi yang semakin presisi. Peluncuran Galaxy Fold7 dan Flip7 terbukti sukses besar, dan minat terhadap iPhone 16 tetap tinggi menjelang kehadiran iPhone 17,” jelas Alif.
“Dengan pembukaan 33 gerai baru dan total jaringan mencapai 2.189 toko, Erajaya menjalankan strategi ekspansi yang disiplin namun agresif. Kombinasi inovasi produk, perluasan kanal distribusi, dan pengalaman pelanggan yang ditingkatkan menjadi pondasi pertumbuhan jangka panjang yang kuat,” tambah Alif.
Sebagai bagian dari strategi memperkuat pengalaman pelanggan, iBox sebagai jaringan ritel resmi Apple di bawah Erajaya, baru saja merayakan 20 tahun kehadirannya di Indonesia. Dalam perayaan tersebut iBox memperkenalkan logo baru yang merepresentasikan semangat inovasi dan kedewasaan, sekaligus menegaskan posisinya sebagai kanal utama distribusi perangkat Apple, termasuk iPhone 17 yang segera hadir di pasar.
Rangkaian Ekspansi
Sementara itu, Erafone memasuki usia ke-29 dengan menggelar Festival Belanja Erafone 2025 bertema “Erafone Ultah, Kamu Bawa Pulang Hadiah!”. Acara ini diawali dengan konferensi pers yang dipimpin oleh Joy Wahjudi (CEO Erajaya Digital) dan Hasan Aula (Deputy CEO Erajaya Group).
Dalam kesempatan tersebut, manajemen memperkenalkan sejumlah inisiatif baru, mulai dari aplikasi erafone, layanan antar eraXpress, hingga layanan lainnya dan keamanan siber hasil kolaborasi strategis.
Dari perspektif investor, rangkaian ekspansi dan inisiatif tersebut menjadi sinyal positif bagi prospek kinerja perseroan. Ciptadana Sekuritas Asia mempertahankan rekomendasi BUY terhadap saham ERAA (TP: Rp550) dan ERAL (TP: Rp420), mencerminkan optimisme terhadap daya tahan dan arah strategis bisnis Erajaya Group.
Dari sisi kinerja, Erajaya Swasembada Tbk (ERAA) mencatatkan same-store sales growth (SSSG) +3,0% YoY pada Agustus 2025, mempersempit defisit kinerja tahun berjalan menjadi -1,5%, dari posisi -3,1% di semester I. Ini menunjukkan perbaikan yang konsisten sejak awal tahun.