Liputan6.com, Jakarta Mandi biasanya menjadi momen untuk menyegarkan tubuh setelah beraktivitas. Namun, pada sebagian orang, rasa gatal justru muncul setelah selesai mandi.
Kondisi ini dapat dipicu oleh beberapa faktor yang berhubungan dengan kondisi kulit, suhu air, serta produk perawatan yang digunakan.
Advertisement
Mengutip Medical News Today, berikut beberapa penyebab kulit gatal usai mandi.
Air Panas, Sabun, dan Kulit Kering
Saat mandi menggunakan air hangat cenderung panas, kulit kehilangan minyak alaminya. Tanpa minyak pelindung tersebut, kulit menjadi mudah kering, terasa kencang, lalu gatal. Dalam kondisi tertentu, kulit kering bahkan bisa pecah dan berdarah sehingga meningkatkan risiko infeksi.
Apa yang Bisa Dilakukan?
- Batasi durasi mandi sekitar 5–10 menit.
- Pilih pelembap berupa krim, minyak, atau salep.
- Oleskan pelembap saat kulit masih agak lembap.
- Hindari sabun yang terlalu banyak busa atau mengandung pewangi.
Eksim Bisa Jadi Pemicu
Eksim merupakan kondisi peradangan kulit yang ditandai dengan rasa gatal dan kulit sangat kering. Bagi yang memiliki eczema, kulit sudah lebih sensitif sejak awal.
Mandi dengan air panas atau memakai sabun wangi dapat memperburuk gatal setelah mandi. Kekurangan minyak alami di permukaan kulit membuat rasa gatal makin kuat.
Cara Merawat Kulit dengan Eksim
- Gunakan produk khusus untuk kulit sensitif.
- Tetap gunakan pelembap beberapa kali sehari.
- Hindari pemicu iritasi saat mandi.
Reaksi terhadap Produk Perawatan Kulit
Pewangi dalam sabun dan sampo dapat menyebabkan reaksi kulit. Ada yang bersifat iritan dan ada pula yang memicu alergi.
Bila rasa gatal tidak membaik meski sudah rutin memakai pelembap, bisa jadi ada bahan dalam produk mandi yang memicu keluhan.
Langkah yang bisa dicoba:
- Ganti ke produk tanpa pewangi.
- Konsultasikan ke dokter kulit bila reaksi tidak kunjung hilang.
Handuk
Rasa gatal setelah mandi kadang berasal dari handuk, bukan dari sabun atau air. Bila handuk dicuci menggunakan deterjen atau pelembut yang beraroma kuat, bahan tersebut bisa tertinggal di serat kain. Saat handuk menyentuh kulit, iritasi bisa terjadi terutama pada kulit yang sensitif.
Tips menghindarinya:
- Pilih deterjen dan pelembut bebas pewangi atau pewarna.
- Gunakan produk yang aman untuk kulit sensitif.
Cara Umum untuk Mengurangi Gatal Setelah Mandi
- Gunakan air hangat, bukan panas.
- Hindari menggosok kulit dengan scrub kasar.
- Usai mandi, tepuk-tepuk lembut kulit dengan handuk, jangan digosok.
- Oleskan pelembap tanpa pewangi setelah mandi.
- Hindari retinoid tanpa anjuran dokter.
- Gunakan pakaian longgar dan nyaman.
- Jaga kelembapan ruangan.
- Perbanyak minum air dan istirahat cukup.
- Tetap gunakan tabir surya atau sunscreen.
Kapan Perlu Memeriksakan Diri?
Jika rasa gatal semakin parah, tidak membaik, atau muncul bersama gejala lain seperti demam, keringat malam, sesak napas, penurunan berat badan, ruam, dan luka, pemeriksaan ke tenaga kesehatan sangat dianjurkan.