Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Manchester United Ruben Amorim kabarnya telah kepincut dengan salah satu talenta akademi, Shea Lacey. Menurut laporan GiveMeSport, tak menutup kemungkinan juru taktik Portugal mempromosikan pemain muda berbakat tersebut ke skuad utama MU sebelum akhir musim.
Sebagaimana diketahui, Amorim akhir-akhir ini memang rajin menyertakan pemain dari akademi ke sesi latihan tim utama racikannya di Carrington.
Advertisement
Eks pelatih Sporting CP itu sedang berusaha membangun kembali jalur dan ikatan antara akademi Manchester United dengan skuad utama yang dirasa mulai melemah dalam beberapa tahun ke belakang.
Sumber yang dekat dengan MU menyebut Amorim terkesan dengan ketajaman serta kepercayaan diri yang ditunjukkan para pemain akademi dalam latihan.
Dia merasa kehadiran mereka menambah semangat dan energi dalam tim. Hal itu juga yang mendorong Amorim membuat perubahan dengan memadukan talenta akademi dalam latihan taktis dan teknis guna mendorong komunikasi sekaligus persaingan antara dua kelompok tersebut.
"Para pemain muda di (sesi latihan) ini bukan hanya untuk menambah jumlah pemain. Amorim ingin mereka mempelajari standar dan bersaing memperebutkan tempat," ujar narasumber di latihan MU kepada GiveMeSport.
Ada yang Buat Amorim Kepincut
Masih menukil laporan yang sama, Ruben Amorim kabarnya sudah menemukan sosok menonjol dari antara para pemain akademi yang ikut dalam sesi latihan tim utama.
Dia adalah Shea Lacey. Pemain sayap berusia 18 tahun itu diklaim memukau staf dan rekan-rekan senior berkat ketegasan dan bakatnya. Performa dan perkembangannya juga terus diperhatikan Ruben Amorim.
Orang-orang di klub menilai tak mustahil Lacey bakal dapat tempat di skuad untuk pertandingan sebelum akhir musim jika dia terus mempertahankan levelnya.
"Dia (Shea Lacey) telah berjuang keras. Dia tak kenal takut, kreatif, dan selalu ingin mewujudkan sesuatu. Dia benar-benar menarik perhatian," tambah sumber yang sama, dinukil dari GiveMeSport.
Amorim Ingin Hati-Hati
Terlepas dari ketertarikan itu, pelatih Ruben Amorim disebut ingin berhati-hati agar tidak membenani para pemain muda terlalu cepat.
Pasalnya meski banyak pihak senang dengan perubahan yang dibuat pelatih Portugal, beberapa pemain muda masih beradaptasi dengan kecepatan dan fisik sepak bola di tim utama.
Menurut GiveMeSport, Amorim juga tak mau mencari hasil instan dari langkahnya menyatukan talenta muda dengan tim utama dalam latihan. Dia lebih ingin menekankan pada identitas agar Manchester United kembali terhubung dengan akarnya di akademi.
Fokus pada Pemain Muda
Sementara itu, Manchester United sejak berada di bawah pemilik saham minoritas INEOS memang terlihat lebih fokus pada pengembangan talenta muda masa depan, termasuk dalam menentukan rencana transfer.
Setan Merah kini lebih sering mendatangkan pemain muda yang punya waktu panjang untuk berkembang ketimbang bintang papan atas yang sudah mendekati akhir karier sepak bolanya.
Contohnya terlihat saat MU merekrut Chido Obi-Martin, Diego Leon, serta Sekou Kone. Belum lama ini, mereka juga telah menyelesaikan kesepakatan untuk mengangkut pemuda berbakat Kolombia Cristian Orozco yang akan bergabung ke Old Trafford begitu menginjak usia 18 tahun.