Liputan6.com, Jakarta Bryan Mbeumo sedang menikmati awal karier yang gemilang di Manchester United. Pemain asal Kamerun itu langsung menjadi favorit baru di kalangan fans Setan Merah.
United menebus Mbeumo dari Brentford dengan harga 65 juta pounds. Angka itu justru terlihat masuk akal jika dibandingkan dengan pembelian mahal lain di Premier League yang tak seproduktif dirinya.
Advertisement
Performa Mbeumo bersama Brentford musim lalu memang luar biasa. Kini, ia membawa kualitas dan determinasi yang sama ke Old Trafford.
Kehadirannya memberi warna baru dalam serangan United yang sempat tumpul musim sebelumnya. Mbeumo tak hanya mencetak gol, tapi juga menularkan semangat dan etos kerja tinggi pada rekan-rekannya.
Berikut lima alasan mengapa Bryan Mbeumo menjadi sosok yang diinginkan fans Manchester United sejak lama.
1. Fokus Penuh, Tanpa Gangguan di Luar Lapangan
Bryan Mbeumo dikenal sebagai pemain yang sederhana tapi luar biasa efektif. Ia tampil fokus, tanpa drama, dan tidak mencari perhatian di media sosial ketika tak dimainkan.
Mbeumo hadir sebagai antitesis bagi pemain seperti Jadon Sancho dan Alejandro Garnacho. Keduanya sempat kehilangan arah karena terlalu percaya pada hype yang mengelilingi mereka.
Di United, Mbeumo membiarkan performanya berbicara di lapangan. Ia menjadi motor kebangkitan klub di bawah Ruben Amorim dan tampil konsisten di setiap laga.
2. Menikmati Panggung Besar Old Trafford
Mbeumo menolak banyak tawaran demi bergabung dengan Manchester United. Ia menyebut Old Trafford sebagai tempat impiannya sejak kecil, saat masih mengidolakan Cristiano Ronaldo.
Beberapa pemain gagal menanggung tekanan bermain di stadion legendaris itu, tetapi Mbeumo justru menikmatinya. Ia bermain dengan semangat dan rasa bangga yang besar.
“Atmosfer di sini luar biasa. Setiap tekel, lemparan ke dalam, bahkan pelanggaran terasa istimewa,” ujar Mbeumo setelah mencetak dua gol ke gawang Brighton. Ia bermain seolah setiap laga adalah final.
3. Tanpa Rasa Takut, Selalu Produktif
Sejak awal musim 2025/2026, Mbeumo menjadi pemain paling produktif di United dengan lima gol dan satu assist. Ia selalu tampil berani di momen penting, termasuk saat tim sedang kesulitan.
Salah satu momen krusial datang ketika ia mencetak gol pertamanya melawan Burnley, mengakhiri rentetan hasil buruk klub. Kepercayaan dirinya kembali meningkat setelah itu.