Gas Bumi Sudah Menjangkau 814 Ribu Rumah Tangga

PGN tengah mendorong ekosistem CNG seperti Bandung, Batam dan Medan

oleh Septian DenyDiterbitkan 27 Oktober 2025, 19:40 WIB
Instalasi jaringan gas PGN terpasang di Rusunawa Griya Tipar Cakung, Jakarta, Kamis (28/11/2019). Menurut pengelola rusun, saat ini tercatat hampir 90 persen penghuni beralih menggunakan Jargas PGN karena lebih hemat biaya. (merdeka.com/Iqbal Nugroho)

Liputan6.com, Jakarta Gas bumi mengambil peran penting dalam mendukung ketahanan energi, dalam mendukung visit pemerintaha Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang kini menginjak satu tahun pertama.

Direktur Utama PGN Arief Kurnia Risdianto, mengatakan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) sebagai Subholding Gas Pertamina, mengoptimalkan pasokan gas bumi dari bumi Indonesia dan disalurkan untuk memenuhi kebutuhan energi masyarakat Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan menjaga keandalan layanan gas bumi untuk seluruh sektor, agar dapat memperkuat swasembada energi nasional.

“Maka PGN juga terus menjalin sinergi yang intensif dengan pemerintah Untuk keberlanjutan layanan gas bumi sekaligus mendorong manfaat yang lebih luas lagi bagi masyarakat,” kata Arief, Senin (27/10/2025).

Dalam menyediakan gas bumi, PGN menjakau seluruh lapisan, dikalangan masyarakat tedapat layanan jargas untuk rumah tangga. Saat ini, PGN telah melayani lebih dari 814 ribu rumah tangga di berbagai wilayah di Indonesia. Jargas memberikan manfaat langsung berupa energi yang praktis, aman, tersedia 24/7 dan ramah lingkungan serta energimendukung program pengurangan subsidi yang sedang dicanangkan pemerintah.

“PGN siap gotong royong dalam mengembangkan jargas secara masif,” jelas Arief.

PGN juga memperluas layanan melalui skema beyond pipeline seperti CNG dan LNG. Di beberapa lokasi, PGN tengah mendorong ekosistem CNG seperti Bandung, Batam dan Medan, di mana PGN menghadirkan energi yang lebih sustainable bagi sektor ritel dan transportasi.

 

Pemanfaatan Gas Bumi

PT PGN Tbk akan fokus utilisasi gas bumi untuk domestik dengan mengembangkan dan mengombinasikan infrastruktur pipa dan beyond pipeline. (Dok PGN)

Tahun ini, PGN membangun Mother Station CNG pertama di Medan dengan kapasitas 1 MMSCFD untuk perluasan pemanfaatan gas bumi di Sumatera Utara dan LNG Hub berkapasitas 15.000 MMBTU di Bandung sehingga masyarakat akan dimudahkan untuk mengakses gas bumi beyond pipeline.

Pemanfaatan LNG pun terus ditingkatkan melalui FSRU Lampung dan FSRU Jawa Barat, serta diperkuat dengan revitalisasi tangki LNG Arun yang dijadwalkan beroperasi akhir 2025.

Langkah ini diharapkan memperkuat pasokan dan memberikan dampak ekonomi positif di berbagai wilayah. Beberapa waktu lalu menerima kargo LNG ke-30 pada tahun 2025 dengan volume LNG sebesar 130 ribu m³ untuk memenuhi kebutuhan energi primer pembangkit listrik di Jawa Barat.

Arief menyatakan, gas bumi PGN selama ini telah menjadi penggerak ekonomi nasional, khususnya di sektor industri. PGN melayani 3.298 industri & komersial, serta 2.644 pelanggan kecil atau UMKM.

 

Layanan Gas di Pusat Industri

PT PGN tahun ini telah menyiapkan 21 ribu jaringan gas untuk sambungan ke rumah tangga di beberapa kelurahan di Tarakan.

Tentunya, layanan gas bumi PGN di pusat-pusat industri akan terus dijaga keandalannya. PGN juga berkomitmen penuh untuk mendukung kemajuan industri melalui pelaksanaan kebijakan Harga Gas Bumi Tertentu untuk 7 sektor industri.

“PGN berkomitmen untuk terus memastikan layanan gas bumi yang berkelanjutan bagi masyarakat yang sejalan dengan program pemerintah. Kami juga berharap, langkah besar pemerintah dalam rangka swasembada energi nantinya akan menjadi stimulus bagi gas bumi di masa transisi energi untuk mencapai target NZE di masa depan,” tutup Arief.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya