Prediksi Lazio vs Juventus: Dua Raksasa yang Rapuh

Dua kekuatan tradisional Serie A, Lazio dan Juventus, akan saling berhadapan akhir pekan ini dalam laga yang terasa lebih seperti ujian mental daripada sekadar perebutan poin.

oleh Gia Yuda PradanaDiperbarui 26 Oktober 2025, 08:17 WIB
Pierre Kalulu (Juventus) menekan Kylian Mbappe (Real Madrid) dalam laga Liga Champions di Madrid, Spanyol, 23 Oktober 2025. (AP Photo/Manu Fernandez)

Liputan6.com, Jakarta Laga Lazio vs Juventus akan berlangsung di Olimpico pada pekan ke-8 Serie A 2025/2026. Pertandingan Liga Italia ini dijadwalkan kick-off pada Senin, 27 Oktober 2025, pukul 02.45 WIB, dan dapat disaksikan melalui live streaming di Vidio.

Dua kekuatan tradisional Serie A, Lazio dan Juventus, akan saling berhadapan akhir pekan ini dalam laga yang terasa lebih seperti ujian mental daripada sekadar perebutan poin. Keduanya tengah mencari stabilitas setelah awal musim yang jauh dari ekspektasi.

Bagi Lazio, awal musim berjalan penuh tekanan. Setelah menelan tiga kekalahan dalam empat laga pertama, tim asuhan Maurizio Sarri mulai perlahan menata ulang permainan. Mereka menemukan sedikit keseimbangan lewat tiga laga beruntun tanpa kekalahan, termasuk kemenangan 3-0 di markas Genoa dan hasil imbang 3-3 yang penuh drama melawan Torino di Olimpico.

Pekan lalu, Lazio menahan gempuran Atalanta selama lebih dari 90 menit untuk membawa pulang satu poin berharga dari Bergamo. Hasil itu menempatkan mereka di peringkat ke-12 klasemen dengan delapan poin, torehan yang tentu belum mencerminkan kapasitas mereka sebagai salah satu tim kuat Italia.

Sementara itu, Juventus justru memulai musim dengan langkah meyakinkan. Tiga kemenangan beruntun sempat membuat mereka terlihat seperti penantang serius Scudetto. Akan tetapi, performa mereka menurun tajam sejak Liga Champions bergulir. Rentetan lima hasil imbang di semua kompetisi menjadi tanda awal kelelahan yang berujung pada dua kekalahan beruntun.

Setelah kalah dari Como di Serie A, Juventus kembali tumbang di Eropa kala menghadapi Real Madrid. Walau tampil lebih baik dalam permainan, hasil itu tetap memperlihatkan bahwa tim asuhan Igor Tudor sedang berada dalam fase menurun. Kini, mereka tertahan di peringkat ketujuh dengan 12 poin—jarak yang masih bisa dikejar, tetapi tanda tanya besar tentang konsistensi tetap menggantung.

Menariknya, statistik memperlihatkan keseimbangan yang mencolok antara kedua tim. Lazio mencetak 10 gol dan kebobolan 7, sedangkan Juventus mencetak 9 dan kebobolan jumlah yang sama. Dalam lima pertandingan terakhir Serie A, keduanya juga mencatat rata-rata satu gol kebobolan per laga. Angka-angka itu menggambarkan betapa duel ini berpotensi berjalan ketat dari awal hingga akhir.

Lanjut Baca:

Sejarah pertemuan juga mendukung potensi laga yang terbuka. Pertemuan terakhir mereka berakhir imbang 1-1 pada Mei lalu. Sebelumnya, sejak 2021, kedua tim saling bergantian menang dalam tujuh laga beruntun—dan menariknya, tuan rumah selalu keluar sebagai pemenang. Terakhir kali duel ini berakhir tanpa gol terjadi pada 2012, lebih dari satu dekade lalu.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya