Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Brasil Lula da Silva

oleh Helmi FithriansyahDiterbitkan 23 Oktober 2025, 13:45 WIB
Prabowo Sambut Kedatangan Presiden Brasil Lula da Silva
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025). Prabowo mengaku senang dan menyambut baik kedatangan Lula da Silva ke Indonesia. Upacara penyambutan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan jajar kehormatan oleh kedua kepala negara. Usai mengikuti upacara penyambutan kedua kepala negara langsung menuju ruang dalam Istana Merdeka untuk melakukan pembicaraan bilateral. Menurut laporan Sekretariat Presiden, kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia kali ini merupakan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Brasil pada Juli lalu. Kunjungan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis antara kedua negara dalam berbagai bidang.
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto bersama Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva (kanan) memeriksa pasukan kehormatan sebelum pertemuan bilateral di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 23 Oktober 2025. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Presiden Brasil, Luiz Inacio Lula da Silva di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (23/10/2025). (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Prabowo mengaku senang dan menyambut baik kedatangan Lula da Silva ke Indonesia. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Upacara penyambutan dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan jajar kehormatan oleh kedua kepala negara. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Menurut laporan Sekretariat Presiden, kunjungan kenegaraan Presiden Lula da Silva ke Indonesia kali ini merupakan balasan atas lawatan Presiden Prabowo Subianto ke Brasil pada Juli lalu. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Kunjungan ini juga diharapkan dapat memperkuat kerja sama strategis antara kedua negara dalam berbagai bidang. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)
Usai mengikuti upacara penyambutan kedua kepala negara langsung menuju ruang dalam Istana Merdeka untuk melakukan pembicaraan bilateral. (Yasuyoshi CHIBA/AFP)

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya