Liverpool Akhiri Kutukan dengan Korban: Frimpong dan Isak Cedera

Liverpool bangkit dengan kemenangan 5-1 atas Eintracht Frankfurt, namun Arne Slot harus menghadapi kabar buruk setelah Isak dan Frimpong mengalami cedera.

oleh Richard Andreas LuturmasDiterbitkan 23 Oktober 2025, 07:32 WIB
Arne Slot bersalaman dengan Jeremie Frimpong saat pergantian pemain dalam laga Liga Champions antara Eintracht Frankfurt dan Liverpool di Frankfurt, Jerman, 23 Oktober 2025. (AP Photo/Michael Probst)

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengalami malam penuh emosi di Jerman. Di satu sisi, timnya berhasil mengakhiri empat kekalahan beruntun dengan kemenangan telak 5-1 atas Eintracht Frankfurt. Namun, di sisi lain, dua pemain penting, Jeremie Frimpong dan Alexander Isak mengalami cedera yang menodai euforia kemenangan tersebut.

Liverpool sempat dikejutkan oleh gol pembuka Frankfurt pada menit ke-26, saat mantan bek Leeds, Rasmus Kristensen, memanfaatkan bola pantul hasil defleksi. Namun keunggulan tuan rumah hanya bertahan sebentar. Sembilan menit berselang, Hugo Ekitike mencetak gol penyama kedudukan ke gawang mantan klubnya dengan penyelesaian tenang.

Setelah itu, Liverpool mengambil alih kendali penuh pertandingan. Dua gol sundulan cepat dari Virgil van Dijk dan Ibrahima Konate membawa tim tamu unggul 3-1 hingga babak pertama berakhir.


Wirtz Jadi Motor, Tapi Cedera Ganggu Kemenangan

Florian Wirtz berjalan dalam laga Liga Champions antara Eintracht Frankfurt dan Liverpool di Frankfurt, Jerman, 22 Oktober 2025. (AP Photo/Michael Probst)

Di babak kedua, dominasi Liverpool semakin tak terbendung. Florian Wirtz tampil brilian, menjadi kreator di balik dua gol tambahan.

Ia mengirim umpan matang untuk Cody Gakpo yang mencetak gol keempat pada menit ke-66, sebelum Dominik Szoboszlai menutup pesta gol dengan tendangan jarak jauh yang spektakuler.

Meski kemenangan ini menjadi dorongan moral besar, Slot tak bisa sepenuhnya lega. Frimpong harus ditarik keluar di babak pertama karena mengalami masalah otot, sementara Isak juga digantikan di jeda pertandingan setelah merasakan nyeri di pangkal paha.

Kondisi kedua pemain itu menambah daftar cedera panjang Liverpool, yang sudah kehilangan Alisson dan Ryan Gravenberch. Slot mengakui bahwa tim medis kini menghadapi tugas berat untuk mengelola kebugaran skuad yang terkuras.


Slot: Kami Harus Temukan Keseimbangan yang Tepat

Arne Slot Slot diperkenalkan sebagai pelatih kepala, bukan manajer seperti Klopp. Peran Slot ini menandai era baru dalam struktur manajemen Liverpool. The Reds baru-baru ini diketahui tengah melakukan restrukturisasi di sisi manajemen. (AFP/John Thys)

Usai pertandingan, Slot menjelaskan kondisi Isak yang membuatnya harus keluar lebih cepat. “Sayang sekali, dia belum mencetak gol, tapi harus keluar di babak pertama karena merasa sedikit nyeri di pangkal pahanya,” ujar Slot kepada TNT Sports.

“Saya sudah bilang berkali-kali, sulit menemukan keseimbangan untuk pemain yang baru pulih setelah absen tiga bulan. Kami sudah mencoba menurunkannya perlahan, tapi ini kedua kalinya dalam tiga hari dia bermain. Sayangnya, ia harus ditarik keluar lagi,” lanjutnya.

Slot menegaskan bahwa kemenangan besar ini tetap penting sebagai titik balik. Namun, dengan jadwal padat ke depan, termasuk laga Premier League melawan Brentford dan duel Liga Champions kontra Real Madrid, Liverpool masih harus berpacu dengan waktu untuk memulihkan para pemain kuncinya.


Jadwal Padat Menanti Liverpool

Tidak ada waktu beristirahat bagi Liverpool. Setelah laga di Jerman, mereka akan bertandang ke markas Brentford pada 25 Oktober dalam lanjutan Premier League. Setelah itu, The Reds akan menghadapi Crystal Palace di ajang Carabao Cup.

Memasuki November, ujian lebih berat menanti. Liverpool dijadwalkan melawan Aston Villa di liga, kemudian berhadapan dengan Real Madrid di Liga Champions, sebelum menutup bulan dengan laga tandang melawan Manchester City.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya