Liputan6.com, London - Media sosial kini digemari semua kalangan tanpa batas usia. Namun, tren berbahaya seperti "tap out" di TikTok, yang diikuti remaja asal Inggris ini hampir merenggut nyawa Lucas.
Lucas Howson mengalami cedera otak karena menggigit lidahnya sendiri setelah mengikuti tantangan viral tersebut, yang membuatnya pingsan hingga lupa ingatan, dilansir dari New York Post, Rabu (22/10/2025).
Advertisement
Menurut laporan Kennedy News, Lucas ditemukan tak sadarkan diri bersama teman-temannya, dengan lidah hampir terpotong.
Ketika ibunya, Amy Howson, tiba di lokasi, ia mendapati putranya dalam kondisi kebingungan dan berdarah setelah menggigit lidahnya tiga perempat saat pingsan.
"Lucas terlihat seperti lupa ingatan, ia terus bertanya apa yang terjadi dan di mana dia berada," ujarnya.
Kondisi itu juga diketahui setelah ibunya menerima telepon pada malam hari (17/7), yang mengabarkan bahwa putranya pingsan di taman saat sedang bersama teman-teman.
Hampir Mendekati Kematian
Saat Lucas tidak sadarkan diri, ia jatuh ke tanah yang memungkinkan badannya terbentur keras, dagunya terhempas dan sebagian besar lidahnya tergigit.
Sedangkan di berbagai wilayah, tantangan "tap out" memiliki beragam peraturan yang berbeda, di mana pesertanya akan dicekik oleh orang lain atau dengan sengaja menahan napas sendiri hingga hampir pingsan.
Diduga tren populer berbahaya ini menjadi berita utama pada tahun 2023, setelah seorang remaja Skotlandia, Hamdan Khaliq, meninggal dalam cekikan.
Walaupun Lucas mendapatkan pertolongan pertama di sana, teman-temannya sangat terpukul karena ia pingsan selama 20 detik sebelum akhirnya sadar.
Di tengah keadaan darurat tersebut, ibunya segera membawa Lucas ke rumah sakit, di mana dokter memastikan bahwa Lucas menderita amnesia sementara.
Meski kondisinya sempat mengkhawatirkan, Lucas berhasil pulih sepenuhnya setelah meninggalkan trauma bagi sang ibu, yang berharap tidak ada lagi orang tua mengalami hal serupa.