Kobbie Mainoo Ingin Tinggalkan Manchester United, Ruben Amorim Angkat Bicara Soal Masa Depan Sang Wonderkid

Manchester United dikabarkan terancam kehilangan gelandang muda mereka, Kobbie Mainoo, setelah muncul minat dari klub-klub besar Eropa. Pelatih Ruben Amorim menegaskan bahwa keputusan akhir terkait transfer akan ditentukan oleh pihak klub dan pemain itu sendiri.

oleh Juventus FiladelfiaDiterbitkan 21 Oktober 2025, 06:00 WIB
Kobbie Mainoo bermain luar biasa melawan Wigan Athletic. Pemain yang baru berusia 18 tahun itu memiliki visi bermain layaknya gelandang senior. (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Pelatih Manchester United Ruben Amorim menegaskan masih membutuhkan Kobbie Mainoo di skuad musim ini. Amorim menilai Mainoo masih bisa berkembang dan penting bagi tim, walaupun baru mencatatkan 118 menit bermain di Premier League.

Inkonsistensi lini tengah United, termasuk Bruno Fernandes, Casemiro, dan Manuel Ugarte, membuat para penggemar meminta Mainoo diberi kesempatan tampil lebih sering.

Minimnya waktu bermain membuat Mainoo dikabarkan masuk radar sejumlah klub seperti Newcastle United, Aston Villa, dan Napoli. Situasi itu menimbulkan spekulasi bahwa sang pemain bisa saja mempertimbangkan pindah klub pada bursa transfer Januari demi mendapatkan waktu bermain lebih banyak dan menjaga peluangnya tampil di Piala Dunia 2026.

Namun, Amorim menegaskan bahwa sang pemain tetap bagian penting dari rencana United musim ini meski ada spekulasi dan ambisi pribadi Mainoo.


Pernyataan Amorim

Pelatih Manchester United asal Portugal, Ruben Amorim (kanan), menyaksikan penyerang Manchester United asal Belanda #11, Joshua Zirkzee (kiri), meninggalkan lapangan setelah digantikan oleh gelandang Manchester United asal Inggris #37, Kobbie Mainoo, selama pertandingan Liga Primer Inggris antara Manchester United dan Newcastle United di Old Trafford di Manchester, Inggris barat laut, Selasa dini hari WIB (31-12-2024). (Darren Staples/AFP)

“Saya percaya banyak pada Kobbie, tapi beberapa orang sudah berpikir dia sudah selesai. Saya yakin dia masih bisa jauh lebih baik,” ucap Amorim.

Musim ini, Mainoo nyaris tak mendapat menit bermain reguler, dan hal itu memicu spekulasi bahwa dia bisa meninggalkan klub ketika jendela transfer Januari dibuka. 

Namun sang pelatih bersikeras. “Dia harus berjuang untuk tempatnya, dan kami butuh Kobbie, ini tidak akan berubah,” tegas Amorim.


Kurangnya Menit Bermain

Kemudian, Mainoo sendiri mencatatkan namanya di papan skor. Tendangan placing yang ia lesatkan menyambut umpan Alejandro Garnacho membuat kiper lawan tak berkutik. (AP Photo/Andreea Alexandru)

Di bawah arahan Ruben Amorim, Manchester United mengadopsi gaya sepak bola langsung, sering mengirim umpan panjang ke lini depan daripada membangun serangan dari belakang. Gaya bermain ini membuat penguasaan bola kadang longgar dan kerap membuka ruang bagi serangan balik untuk lawan.

Kobbie Mainoo dikenal sebagai gelandang yang unggul dalam menghindari tekanan, tetapi ia tidak terlalu atletis, sesuatu yang mungkin membuatnya tidak masuk dalam starting XI.

Namun, Casemiro dan Fernandes sudah memasuki kepala tiga dan kesulitan untuk menutupi area pertahanan lawan, sehingga keputusan mencoret Mainoo dari susunan pemain inti tentu mengundang sorotan.


Banyak Klub Besar Mengincar Kobbie Mainoo

Selebrasi gelandang Manchester United, Kobbie Mainoo setelah mencetak gol keempat ke gawang Wolverhampton Wanderers pada laga pekan ke-22 Premier League 2023/2024 di Molineux Stadium, Wolverhampton, Kamis (1/2/2024). (PA via AP Photo/Bradley Collyer)

Masa depan Kobbie Mainoo di Manchester United tidak jelas setelah kembali kesulitan mendapatkan menit bermain di bawah arahan Ruben Amorim.

Meski Amorim menegaskan tetap percaya pada kemampuan Mainoo, sang pemain dikabarkan mulai merasa frustrasi. Musim panas lalu, Mainoo sempat mengajukan permintaan pinjaman, tetapi ditolak oleh klub. Kini, peluang untuk meninggalkan Old Trafford kembali terbuka menjelang bursa transfer Januari.

Laporan menyebut bahwa sejumlah klub besar, termasuk Napoli, Real Madrid, dan Atletico Madrid, siap menampung gelandang muda itu musim panas mendatang. Jika situasi tidak berubah, Januari 2026 bisa menjadi momen krusial bagi Mainoo untuk mencari tantangan baru dan menghidupkan kembali kariernya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya