Liputan6.com, Jakarta Presiden Prabowo Subianto menggelar sidang kabinet paripurna dalam rangka satu tahun pemerintahannya dengan Wapres Gibran Rakabuming Raka di Istana Negara Jakarta, Senin (20/10/2025). Sidang kabinet dihadiri oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming, para menteri dan wakil menteri (wamen), kepala badan, penasihat khusus, hingga utusan khusus.
Berdasarkan pantauan Liputan6.com, para jajaran kabinet mulai berdatangan ke Istana Kepresisenan Jakarta sejak pukul 14.10 WIB. Mereka kompak mengenakan kemeja batik bewarna cokelat.
Advertisement
Prabowo dan Gibran tiba di Istana Negara sekitar pukul 15.30 WIB dengan memekai kemeja batik bewarna cokelat. Keduanya langsung menyalami satu per satu para menteri yang hadir. Selanjutnya, Prabowo langsung membuka sidang kabinet paripurna.
"Kita menggelar sidang kabinet tepat satu tahun saya dilantik. Tepatlah kita berkumpul untuk melihat apa yang kita kerjakan satu tahun ini," kata Prabowo membuka sidang kabinet.
Presiden Prabowo Subianto berencana kembali menggelar retreat untuk para anggota Kabinet Merah Putih. Seperti halnya tahun lalu usai pelantikan, Prabowo menggelar retreat kabinet Merah Putih di Akademi Militer Magelang selama beberapa hari. Karena itu, Prabowo berpikir menggelar kembali retreat kabinet setelah 1 tahun pemerintahan.
"Saya berfikir mungkin 1 tahun perlu juga retreat lagi. Rupanya saudara-saudara nostalgia ingin tinggal di tenda," ujar Prabowo disambut tepuk tangan dan tawa para anggota kabinet.
Prabowo menyampaikan sidang kabinet paripurna digelar bertepatan dengan satu tahun pemerintahannya. Dia mengumpulkan para anggota kabinet untuk melihat program-program yang sudah dikerjakan selama satu tahun terakhir.
"Kita bersyukur dapat melaksanakan sidang kabinet paripurna pada 20 Oktober 2005 yaitu tepat 1 tahun saya dilantik disumpah di MPR kita sebagai presiden Republik Indonesia dan karena itu saya kira saudara-saudara tepatlah kita berkumpul untuk kita melihat apa yang sudah kita kerjakan 1 tahun ini," jelas Prabowo.
Kompak Pakai Batik
Wakil Menteri Agama Romo Muhammaf Syafi'i mengatakan jajaran kabinet mendengarkan arahan dari Presiden Prabowo terkait program kerja pemerintah. Termasuk, evaluasi dalam satu tahun pemerintahan.
"Kita selalu siap menerima arahan dari beliau untuk disesuaikan dengan program yang ada di kementerian kita, selalu seperti itu. Dan beliau kan punya tim untuk mengevalusi sendiri," ujarnya.
Romo Syafi'i menyebut para menteri kompak mengenakam batik bernuansa cokelat. Hal ini sesuai aturan pakaian yang ada dalam undangan.
"Ini dresscodenya batik nuansa coklat," ucap dia.
Daftar Menteri dan Wakil Menteri yang Hadir
Sidang kabinet paripurna dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah Agus Harimurti Yudhoyono, Menteri Koordinator PMK Pratikno, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Muhaimin Iskandar, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Kepala Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri Pertanian Amran Sulaiman.
Kemudian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, Menteri Pariwisata Widyanti Putri Wardhana, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir.
Selanjutnya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Menteri Perumahan Kawasan Permukiman Maruarat Sirait, Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala BIN Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.